|

Lurah Halim Perdanakusuma, Wajibkan Warga Nyanyi Indonesia Raya Dalam Pengurusan Surat


Belum dua minggu menduduki jabatan sebagai Lurah Halim Perdanakusuma, Yuswil Rasid, membuat ‘kejutan’. Warganya yang akan minta layanan di kantor kelurahan, diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu.
“Semangat nasionalisme bangsa belakangan ini mulai mengendor. Karena itu, mereka yang akan minta layanan supaya menyanyikan lagu Indonesia Raya,” tandas Yuswil Rasyid,Kamis, sambil menambahkan tujuan melantunkan lagu kebangsaan tersebut tak lain dan tak bukan
adalah untuk membangkitkan semangat nasionalisme.
Adanya ‘kebijakan’ tersebut, awal mulanya memang tak sedikit mereka terkejut, namun warga yang tengah mengurus surat surat di kantor kelurahan Halim Perdanakusuma yang wilayahnya dibagi habis menjadi 16 RW itu mendukungnya.Bahkan ada sejumlah anggota TNI pun turut memberikan semangat kepada warga dan ikut pula menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sebelum menetapkan kebijakan tersebut, pihak kelurahan telah melakukan sosialisasi pada warganya,sejak 4 Februari 2011 lalu.Bahkan dirinya menyebar surat edaran yang diberikan kepada pengurus RW,kepala sekolah dengan tembusan ke Danlanud Halim Perdanakusuma, Walikota Jakarta Timur dan Camat Makasar.
Dasar acuannya Peraturan Pemerintah No 44/l958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dalam rangka mempertahankan serta menumbuhkembangkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
Sejumlah warga yang ikut menyanyi di kantor kelurahan tersebut, nampak meneteskan air mata.”Saya sangat terharu .Karena teringat masa lalu,” tandas Aci Suwarsih,ibu dari lima anak warga RT 13 RW 04 Kelurahan Halim Perdanakusuma.
Dikatakan setahu dirinya baru kali ini ada lurah yang menetapkan kebijakan tersebut di Jakarta, bahkan mungkin di Indonesia.”Saya mendukung kebijakan Pak Lurah,” tuturnya terus terang.
Hal senada ditandaskan Lusy,50, warga komplek Trikora RT 10/11. Ia juga langsung memberanikan diri untuk tampil ke depan sebagai dirigen, memimpin warga lainnya menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dikatakannya kalangan anak-anak kita sudah banyak yang tidak hafal dengan lagu Indonesia Raya. Bahkan ia yakin, Pancasila dan UUD 45 juga banyak yang tidak hafal.”Saya tidak terganggu dengan kebijakan lurah. Malah, saya mendukungnya,” katanya.
Sumber Poskota

Posted by david pangaribuan on 11:16 AM. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response