Kemelut politik Thailand, massa pro dan anti pemerintah terlibat bentrokan berdarah dalam beberapa hari ini. Pemerintah akhirnya menetapkan keadaan darurat untuk waktu yang tidak terbatas sampai situasi sampai dianggap normal.
Gejolak ini menyebakan pasar keuangan dan saham mengalami penurunan sampai 24%, terjadi kepanikan dari para investor dan banyak hendak meninggalkan negara ini. Beberapa negara telah mengeluarkan seruan larangan untuk berpergian ke Negri ini.
Kondisi kota Bangkok lumpuh
Apa yang terjadi di negara Gajah Putih ini ?
Akan terjadi mogok kerja lebih kurang dari 200 ribu pegawai BUMN, Komisi Pemilihan Umum Thailand mengeluarkan rekomendasi pembubaran Partai Kekuasaan Rakyat pimpinan dari PM Samak yang memenagkan Pemilu Desember tahun lalu. Bilamana Mahkamah Agung Thailand mengabulkan rekomendasi ini akan semakin membawa Thailand ke dalam kondisi politik yang membahayakan, dan dapat berdampak bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Seperti kita ketahui bahwa politik Thailand sangat dipengaruhi oleh 3 pilar kekuatan yaitu :
1. Raja : Raja Bhumibol Adulyadej
2. Pemerintah > diwakili oleh Perdana Menteri
3. Meliter >
Thailand menganut sistem "Monarkhi Konstitusional", dimana peranan Raja masih sangat besar dan yang terjadi selama ini, Raja sering berpihak kepada Meliter. Kita ketahui beberapa kali terjadi Meliter dengan restu Raja dapat membubarkan Pemerintah dan mengangkat Pemerintah Bayangan atau tandingan. Kasus terakhir adalah penggulingan PM Thaksin.
Pemerintahan saat ini dinggap Rakyat yang anti pemerintah tidak mampu untuk menangulangi masalah "Korupsi" dan banyaknya penyalahgunaan kekuaasaan oleh elite politik negara ini.
Ribuan rakyat dari Aliansi Rakyat untuk Demokrasi berhari-hari mengepung dan melumpuhkan kantor PM Samak. Meliter Thailand telah menyatakan tidak akan melakukan kudeta terhadap pemerintah.
Sejarah mencatat bahwa Kudeta Meliter terhadap Pemerintah bukan hal mustahil terjadi, kita hanya dapat berharap permasalahan politik di Thailand ini segera dapat berakhir dengan damai dengan menggunakan Hukum dan sistem politik.
2:50 PM |
Posted in
International
|
Read More »
Kita ketahui bahwa kreatifitas dan inovasi merupakan ujung tombak dalam menghadapi persaingan global yang berkembang dinamis. Kreatifitas dan inovasi dapat terjadi disemua lapisan masyarakat dan tidak tergantung dengan tingkat pendidikan.
Pada dasarnya, kreatifitas tak hanya dapat dilihat dari inovasi yang diciptakan oleh seorang penemu yang giat menciptakan hal-hal baru. Bahkan, kemampun mengatur waktu bagi seorang ibu yang memiliki tiga anak, juga dapat disebut kreatifitas. Jadi, sebenarnya kita semua dapat jadi seorang yang kreatif asalkan tidak menutup pintu kreatifitas kita sendiri.
Hal-hal yang perlu kita pahami untuk dapat menjadi orang yang kreatif seperti pendapat dibawah ini :
“Imagination is more important than knowledge.”– Albert Einstein
“If you can dream it, you can do it.”– Walt Disney
“The best way to predict the future is to create it.”–Alan Kay
Untuk menjadi orang yang kreatif kita harus mau berubah dan mau melakukan hal-hal dibawah ini ...
1. Mencintai dalam banyak banyak hal
Kemampuan kita untuk selalu terbuka terhadap berbagai hal atau dengan istilah lainnya “Open Your Eyes and your mnind” akan memberikan energi yang luar biasa untuk mampu mencintai segala sesuatu, termasuk mencintai apa yang kita kerjakan (profesi kita, bsinis kita). Dan mencintai itu harus kita lakukan dengan penuh ketulusan dan konsisten. Kalau kita dengan tulus melakukan pekerjaan, maka tidak akan ada beban sedikitpun yang mengganjal terhadap apapun yang ”ingin” kita lakukan.
“I never, ever thought of myself as a businessman. I was interested in creating things I would be proud of.”
(Richard Branson)
2. Percaya pada kemampuan diri
Kemampuan untuk mengenali apa yang menjadi keistimewaan kita merupakan hal terpenting dalam hidup kita. Karena itu merupakan anugerah Allah yang sangat besar sehingga kita harus mengoptimalkannya dengan baik.
”mempercayai kemampuan kreatifitas anda adalah separo dari sukses itu sendiri”
Berikutnya, kita harus memiliki “gaya” yang merupakan ciri khas diri kita, dan ini bisa menandakan sejauh mana kita kreatif. Misalnya, kita mengenal Bob Sadino (pengusaha yang memiliki gaya dengan celana pendeknya), dll.
3. Dream
Untuk bisa kreatif, kita harus bisa ber”mimpi” besar untuk menggapai sesuatu. Hidup kita tidak akan bergairah kalau kita tidak memiliki impian dan target.
Pak Anang, dulunya hanyalah lulusan SMA kemudian bekerja sebagai art director di SCTV. Suatu saat beliau memiliki impian memiliki corporate yang bergerak dibidang desain. Ketemulah beliau dengan Pak Tanadi Santoso yang saat itu sudah menjadi pengusaha. Dan akhirnya mendirikan perusahaan SAMdesign. Di awal berdirinya mengalami cobaan yang berliku karena saat itu perusahaan desain bersaing dengan tukang sablon, tukang cetak, dll. Sampai pada akhirnya mampu melakukan positioning sebagai perusahaan desain yang cukup besar dan sekarang sudah ada cabang di Jakarta, dan omsetnya jangan ditanya…wow…
To make a great dream come true, You must first have a great dream.
4. Push to the limit
Punyailah keinginan yang kuat.
“kerja keras tanpa kreatifitas adalah memalukan, tetapi kreatifitas tanpa kerja keras adalah tragedy”
LUCK = PREPARATION meeting OPPORTUNITY!
5. Belajar
Look through the eyes of a child.
The art of “Listening” has been mostly forgotten.
God creates human with two ears and only one mouth for a good reason.
6. Berhubungan dengan Orang-orang Kreatif
fate chooses our relatives, we choose our friends.
“Sahabat terbaik adalah dia yang mampu mengeluarkan apa yang terbaik dari diri Anda” (Henry Ford)
7. Jadilah Master dalam Berkomunikasi
Saat ini dunia begitu sempit, apa yang terjadi di belahan bumi lain akan bisa kita ketahui sekarang juga dan dimana kita berada. Jadi, untuk menumbuhkan kreatifitas kita harus bisa memanfaatkan sarana komunikasi seperti halnya, Blogger, Friendster, Personal Website, dll. Hari gini gak punya website pribadi...? ya, ketinggalan zaman, kata mas tukul arwana ”ndeso” alias ”katrok” he..he..
8. The Journey is The Destination
Fun : Bermain mendorong anda dalam suatu pikiran yang berisi banyak elemen
yang anda butuhkan untuk kreatif, misalnya keingintahuan, imajinasi, experimentasi, fantasi, spekulasi, atau apa saja
Saya Tidak Pernah memiliki hari kerja dalam hidup saya. Semuanya merupakan kegembiraan (Thomas A. Edison)
9. Ciptakan Lingkungan Yang Menggairahkan
Lingkungan akan berpengaruh pada tingkat kreatifitas kita, maka kita perlu mencari tempat yang membuat pikiran dan energi kita bisa mengalir secara sehat.
Disamping itu juga perlu mengatur lingkungan kita agar bisa menumbuhkan kreatifitas, diantaranya :
Cahaya, sumber alam dari energi kreatif
Warna , pencipta suasana yang ajaib
Suara, musik untuk pikiran anda
Aroma, terapi untuk jiwa anda
Sentuhan, menyejukkan dan menstimulasi tubuh
Rasa, makanan untuk pikiran kreatif
Supaya diri kita terus bergairah, makanan yang kita konsumsi juga harus sehat dan bergizi. Menurut pembagian jenis makanannya ada pengaruh yang ditimbulkan akibat kita mengkonsumsinya, diantaranya :
Karbohidrat : menimbulkan rasa kantuk
Protein : dapat meningkatkan kewaspadaan
Lemak : menumpulkan kemampuan mental
10. Gabungkan Dengan Teknologi Terkini
“Teknologi adalah kata lain untuk ‘ peralatan’. Ada masanya paku merupakan teknologi tinggi “ (Tom Clancy)
1:34 PM |
Posted in
Inspiring
|
Read More »
Kinerja keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk serta anak usahanya mampu melesat tajam. Laba bersih perseroan meningkat lebih dari lima kali lipat.
Emiten berkode BNBR ini, mampu mencatat kenaikan laba bersih hingga 587,94 persen menjadi Rp590,27 miliar per Juni 2008 dari Rp85,80 miliar per Juni 2007.
Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (3/9/2008), hal tersebut didorong dari peningkatan luar biasa terhadap penghasilan laba usaha yang meningkat 120,5 persen dari Rp276,9 miliar menjadi RpRp610,8 miliar.
Kenaikan laba usaha milik orang terkaya nomor satu di Indonesia versi majalah Forbes, Aburizal Bakrie, laba usaha itu didongkrak oleh penghasilan usaha bersih perseroan yang meningkat sebesar 93,25 persen dari Rp2,03 triliun menjadi Rp3,92 triliun.
Namun, kenaikan ini juga ikut mendorong beban pokok penghasilan perseroan hingga 87,28 persen dari Rp1,20 triliun menjadi Rp2,25 triliun. Sehingga laba kotor perseroan juga meningkat hingga 101,93 persen dari Rp829,64 miliar menjadi Rp1,67 triliun.
Sementara, laba bersih per saham dasar juga meningkat dari Rp5,40 per lembar menjadi Rp10,77 per lembar.
10:52 AM |
Posted in
Investmen/Stock
|
Read More »
Pembeli barang-barang sangat mewah harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Hal ini telah diatur di Rancangan Undang-Undang Penghasilan (RUU PPh) yang baru saja disahkan di rapat paripurna.
"Di RUU PPh memang ada perlakuan khusus, untuk barang barang sangat mewah perlakuan pajaknya begitu, yang membeli harus memiliki NPWP," kata Dirjen Pajak Darmin Nasution usai rapat paripurna DPR, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (2/9/2008).
Ketentuan ini mulai diterapkan pada tahun depan, di mana pada 1 Januari 2009 UU PPh yang baru sudah berlaku. Jenis barang mewah itu akan diatur di Peraturan Pemerintah PP) yang akan segera disusun.
"Contohnya barang mewah itu seperti kapal pesiar, pesawat. Berlian juga masuk karena sangat mewah," tambahnya.
Jadi mulai sekarang anda harus memiliki NPWP, semoga pengaturan hal-hal yang termasuk klasifikasi barang mewah tepat pengaturannya dan tidak mengabaikan fungsi dan peruntukkan barang tersebut, atau dengan kata lain tidak semata dari faktor harga saja.
11:58 PM |
Posted in
Ekonomi
|
Read More »
Sebanyak 37 partai politik peserta Pemilu 2009 dinyatakan telah memenuhi persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan dalam pengajuan bakal calon legislatif. Hanya Partai Pelopor yang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Secara keseluruhan, persentase caleg perempuan seluruh parpol mencapai 36,4 persen.
di Okezone
11:34 PM |
Posted in
Pemilu 2009
|
Read More »
Wall Street breathes a sigh of relief that devastation in Gulf Coast is not even worse. The dollar rallies.
Stocks rallied Tuesday morning as investors breathed a sigh of relief that the damage from Hurricane Gustav was not as devastating as had been feared, and oil prices slumped in tandem.
A rising U.S. dollar helped add to the early stock advance.
The Dow Jones industrial average (INDU) surged more than 200 points or nearly 2% in the early going. The broader Standard & Poor's 500 (SPX) index gained 1.4%, while the Nasdaq composite (COMP) rose 1.7%.
Stocks slumped Friday at the end of an otherwise upbeat August as investors eyed Dell's earnings miss and geared up for Gustav's approach amid a long holiday weekend. All financial markets were closed Monday for Labor Day.
Stocks slumped more than $7 a barrel Tuesday morning as investors bet that the damage from Gustav was not as bad as had been feared. Prices also dropped due to the stronger dollar, which makes dollar-traded commodities cheaper for overseas investors. Additionally, investors continued to bet that global demand for oil is waning.
Gustav and fuel prices: U.S. oil for October delivery fell $7.58 to $107.88 a barre on the New York Mercantile Exchange Tuesday, a nearly five-month low. Prices had plunged over $10 a barrel earlier, before easing up a bit.
The NYMEX was closed for Labor Day, but prices settled up $1.24 to $116.70 a barrel in a special session on Sunday.
Prices had been rising steadily over the last few weeks after tumbling more than 20% off the record high of $147.20 a barrel hit on July 11.
The threat of Gustav had driven prices higher last week as investors tried to assess the impact it might have on the Gulf Coast. Facilities in the area are responsible for roughly 25% of U.S. oil production and a disruption would drive up already high fuel costs.
Gustav hit land as a Category 2 hurricane Monday, but has since been downgraded to a tropical depression. The hurricane forced the evacuation of almost two million residents on coastal Louisiana and could yield property damage of $6 billion to $10 billion, according to risk modeling firm Eqecat Inc. Although this is staggering, it pales in comparison to that of Hurricane Katrina in 2005, which cost $41.1 billion in property damage alone. (Full story).
So far, gas prices have shown little reaction to Gustav. However, analysts say that may change in the weeks ahead as the damage to facilities are better understood.
Gas prices are down nearly 11% from all-time highs hit in mid-July, but remain 33% above last summer's levels.
11:00 PM |
Posted in
Investmen/Stock
|
Read More »

Zack O'Malley Greenburg 03.04.08, 3:19 PM ET
Whoever said youth was wasted on the young probably wasn't talking about the youngest members of our billionaires list.
Sure, a bunch of them were lucky enough to inherit their wealth.
China's richest woman, Yang Huiyan, owes her $7.4 billion fortune to her generous father, Yeung Kwok Keung, the media-shy chief of real estate outfit Country Garden, who transferred all his shares to her in 2005, the same year she graduated from Ohio State University.
So too
Hind Hariri, 24, the daughter of the late Lebanese Prime Minister Rafik Al-Hariri. A recent graduate of the Lebanese American University in Beirut, Hariri is a fashionista who frequents Paris shows and reportedly favors designer Chanel.
But many actually made their own fortunes.
The Ukraine's youngest billionaire, Kostyantin Zhevago, was only 19 when he started out as a finance director at a bank. He later gained a majority stake in its holding company. Today the 34-year-old is worth $3.4 billion and is a deputy in Ukraine's parliament.
Then there is the Chinese billionaire nicknamed Light: Xiaofeng Peng, 33, who got into solar energy in 2005 and took his company, LDK Solar
American John Arnold whizzed through Vanderbilt University in three years. He became an oil trader for Enron, supposedly earning the company $750 million in 2001. After the business collapsed, he started his own hedge fund, Centaurus Energy. He has done well enough to debut on Forbes' World's Billionaires list with a net worth of $1.5 billion.
The richest and most celebrated of this overachieving lot are Google (nasdaq: GOOG - news - people ) co-founders Sergey Brin and Larry Page. The pair, who are both sons of professors, met at Stanford University while pursuing Ph.D.'s in computer science and dropped out together when they were just 25 to start Google. They debuted as billionaires at ages 30 and 31. Today they are worth $18.7 billion and $18.6 billion apiece.
Still, one hopes all these hardworking billionaires take the time to enjoy their fortunes while they are young. After all, how many people in this world are lucky enough to become so fabulously wealthy before crow's feet and cellulite settle in ?
Larry Page seemed to take that to heart when he asked British billionaire Richard Branson, an old geezer at 57, to let him borrow Branson's private Necker Island for his wedding festivities last year; the 600-person guest list was said to include Bono and the Clintons. Earlier last year, Brin got hitched on a sandbar in the Bahamas; rumor has it that the bachelor party involved kite surfing on the coast of Greenland.
The young billionaire brat pack could learn a thing or two from dashing 24-year-old German Prince Albert von Thurn und Taxis, who is truly living a near fairy-tale existence. A billionaire since he inherited a fortune at age 18, he lives in a castle,
Source : Forbes
8:47 PM |
Posted in
Wealth
|
Read More »
Banyaknya kejadian pembunuhan dan mutilasi yang baru terjadi mengharuskan kita lebih berhati-hati dengan setiap tindakan dan perilaku dari setiap orang yang ada disekeliling kita, termasuk di kantor tempat kita bekerja. Barangkali ada teman, rekan, anak buah, atau staf yang menderita psikopat. Menghilangkan nyawa manusia, seperti sangat mudah bagi para pelakunya, takut akan hukum dan dosa seperti tiada berarti di benak mereka.
Dr. John Clarke, yang bertahun-tahun menjadi psikolog kriminal, mengingat hari di mana dia seketika sadar bahwa ada sejumlah psikopat di jutaan kantor di seluruh dunia.
“Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Saat selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata `anda baru saja menggambarkan bos saya`,” katanya kepada Kantor Berita Jerman (DPA).
Clarke menemukan bahwa psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah “thriller”. Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia.
Penelitian menyatakan bahwa lima persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat kerjanya.
Psikopat seperti itu ada di kantor besar maupun kecil, dari ruang kerja office boy, staff sampai ada di ruang rapat dewan maupun di lantai-lantai toko.
Di sanalah, menurut Clarke, mereka bersembunyi; lewat berbohong, mencurangi, mencuri, memanipulasi lewat ketrampilan sosial mereka yang tinggi, mengorbankan dan menghancurkan para rekan kerja, serta kesemuanya tanpa rasa salah maupun penyesalan.
Lebih buruk lagi, ia menilai, mereka yang disebut organisasional psikopat, berkembang pesat di dunia bisnis, di mana kezaliman dan nafsu mereka tidak saja mereka salah-artikan sebagai ambisi dan keterampilan memimpin, namun juga sebagai sesuatu yang dihargai melalui promosi, bonus dan kenaikan upah.
“Ambil contoh iklan lowongan kerja. Iklan itu, misalnya, menyebut `anda tahu anda adalah yang terbaik, berbeda dan unik, anda mampu mempengaruhi orang, suka bergaul`. Ini jenis pernyataan yang menarik bagi banyak orang, teristimewa lagi untuk psikopat,” katanya.
Dalam wawancara rekrutmen, psikopat tampil mempersona dan tahu kapan harus tersenyum manis untuk memenangkan hati pewawancara sebagai orang yang cocok untuk lowongan itu.
“Mereka adalah pembicara yang sangat bagus dan kadang mengarang riwayat hidupnya, sehingga pewawancara terperdaya. Mereka terlihat mempersona, cerdas dan piawai, tapi jika anda sedikit saja gali lebih dalam, anda akan tahu seperti apa mereka sebenarnya,” kata Clarke.
Psikopat tempat kerja akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekuasaan, status dan upah yang mereka inginkan.
“Mereka berpikir layaknya psikopat kriminal. Mereka berusaha sekeras-kerasnya demi mereka sendiri. Perbedaan keduanya adalah, psikopat kriminal menghancurkan korban secara fisik, sedangkan psikopat tempat kerja menghancurkan korbannya secara psikologis,” ujarnya.
Menurut Clarke, psikopat tempat kerja dapat diketahui dari pola perilaku dan ciri kepribadian di bawah ini:
Tanpa dosa. Psikopat tempat kerja tidak menyesali berapapun yang mereka jadikan korban, mereka tusuk dari belakang atau yang hasil kerjanya mereka curi.
Mempesona. Mereka adalah pembicara yang sangat bagus. Mereka lebih suka berhadapan empat mata, meskipun tidak takut rapat kelompok.
Manipulatif. Mereka memangsa berbagai kelemahan orang. Mereka sangat pandai beradaptasi dengan orang lain, tahu bilamana harus tampil percaya diri atau kurang percaya diri, kapan harus kelihatan bodoh, kapan harus tersenyum.
Parasitis. Mereka mencari penghargaan dari hasil kerja orang lain.
Pembohong yang patologis. Psikopat tempat kerja bukan pembohong ulung. Namun, jika mereka ketahuan, mereka dapat berdalih untuk menemukan selamat. Drama queen itulah mereka.
Tak menentu. Psikopat hanya punya emosi pokok (senang, sedih, marah). Mereka pada umumnya pandai menyembunyikan emosi mereka, dapat tersenyum bila sedih ataupun pura-pura menangis.
Psikopat tempat kerja mencari pertemanan dengan orang yang punya kedudukan lebih tinggi agar dapat melindungi mereka. Mereka tidak segan-segan menukar tubuh mereka agar mereka mendapat apa yang mereka inginkan.
Mereka akan merongrong sekaligus berteman dengan bos dan berusaha meniti kedudukan di perusahaan.
Mereka yang diincar psikopat akan menerima akibat yang menghancurkan.
Clarke mengatakan, ada dua senjata yang biasa mereka pakai yaitu: pendidikan dan kerjasama tim/pertemanan.
Dalam situasi di mana majikan tidak bertindak, maka Clarke menyarankan, korban sebaiknya pindah kerja. Mengapa? Oleh karena, korban tidak bisa mengubah seorang psikopat, dan proses rehabilitasi hanya akan memperparah mereka. Mereka akan mengejar sampai kemanapun untuk menghukum orang-orang yang berani melaporkan mereka.
“Mereka tidak peduli. Mereka tidak berpikir dirinya adalah psikopat bahkan beberapa dari mereka sangat religius dan bersembunyi dibalik agama dan simbol agamanya. Mereka tidak berpikir apa yang sedang dilakukan adalah salah. Mereka hanya berpikir dirinya pintar, selalu ingin membuktikan dirinya pintar, cantik, tampan, bertingkah laku baik dan jika semua orang secerdas mereka, semuanya pun akan melakukan hal serupa,” katanya.
Akhirnya, Clarke pun berpesan: “Mereka akan menggunakan keterampilan sosial mereka, kemampuan mereka menilai orang untuk makin memanipulasi orang demi keuntungan mereka”
Menurut Clarke, ada dua senjata yang bisa dipakai untuk melindungi diri dari psikopat, yaitu pendidikan dan kerja sama tim.
Kenali betul perilaku dan sifat-sifat mereka. Buat aturan-aturan kepegawaian yang membatasi gerak psikopat.
Selain itu, bentuk tim kerja yang bisa membuat mereka tak berdaya. Ciptakan lingkungan kerja yang menerapkan pendekatan kekeluargaan, sehingga psikopat tak punya kesempatan bergerak.
8:01 PM |
Posted in
Hukum
|
Read More »