|

Data ekonomi AS menunjukkan gejala resesi

Washington - Data pengangguran periode mingguan di AS mencapai level tertinggi dalam tujuh tahun, permintaan barang anjlok lebih besar dari perkiraan dan angka penjualan rumah baru turun hingga terlambat sejak 17 tahun, data pemerintah Amerika Serikat Kamis.
Jeleknya data perkonomian Amerika ini menambah kekhawatiran akan terperosoknya negeri itu kedalam jurang resesi ekonomi dan ini akan mendorong Kongres serta penguasa Gedung Putih untuk secepatnya sepakat mengatasi masalah ekonomi ini yakni dengan menyelamatkan pasar finansial melalui dana talangan (bailout) seniali US$700 miliar.

Departemen tenaga kerja AS melaporkan angka pengangguran melonjak sebesar 32.000 menjadi 493.000 periode pekan lalu, level tertinggi sejak 11 September 2001, saat serangan teroris di WTC.

Analis departemen tenaga kerja mengatakan Topan Ike dan Gustav menambah 50,000 pengangguran karena terjadi kerusakan di Louisiana dan Texas, sehingga menjadi sebesar 445.000, level tertinggi sejak November 2001, sebulan setelah masa resesi terakhir.

Pada laporan kedua, Departemen Perdagangan AS menyampaikan pembelian barang pabrik turun 4,5% bulan lalu, penurunan terbesar dicatat sektor penerbangan yakni berkurangnya permintaan untuk produk auto yang berbahan dasar logam dan mesin.

Penurunan ini akan mengikuti kondisi pada Januari yang anjlok 4,7% sehingga meningkatkan kekhawatiran melempemnya perekonomian AS sehingga perusahaan akan memangkas biaya investasinya.

Data selanjutnya yang menunjukkan penurunan lebih besar dari perkiraan yakni data penjualan rumah yang anjlok 11,5% pada Agustus, penurunannya lebih besar 1% dari perkiraan. Penjualan menjadi 460.000, terendah sejak Januari 1991

Posted by Unknown on 11:20 AM. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response