Why Training is Essential in a Recession



Banyak para manajer dan pemimpin bisnis akan mengambil pandangan bahwa discretionary pengeluaran harus dikurangi atau dihapuskan dalam resesi - ini salah satu asas hati-hati di belakang manajemen keuangan. Dan tentu saja, pelatihan termasuk dalam kategori tersebut, its right ?

Salah!


Dalam situasi resesi saat ini, perusahaan akan umumnya perlu downsize yang berarti mereka perlu untuk mendapatkan performa yang lebih baik dari sumber daya yang lebih sedikit yang tetap dipertahankan. Dan ini adalah faktor kunci yang membuat kualitas tinggi komponen pelatihan yang penting dari usaha mereka berhasil menavigasi melalui cara resesi. Mari kita melihat ini murni dari perspektif pelatihan kepemimpinan, meskipun prinsip-prinsip yang sama berlaku untuk umum pelatihan staf.


Ketika sumber daya yang dikurangi untuk upaya minimum biaya tidak ada ruang bagi penumpang atau karyawan yang tidak dapat berproduktif - semua orang harus menyampaikan dan mengerti akan hal ini.

Mereka harus mengatur performa seperti yang diharapkan walau belum pernah melakukannya sebelumnya.

Mereka perlu di upskill (kemampuan) oleh orang coaching efektif.

Mereka perlu untuk memotivasi para karyawan ketika moods atau situasi yang sedang menurun.

Mereka perlu sentiasa melakukan proses perbaikan.

Mereka perlu mengalokasikan beban kerja lebih efektif.

Mereka harus kreatif dan inovatif ketika menangani tantangan.

Dan kebanyakan dari semua, mereka perlu mendapatkan orang-orang benar-benar bekerja sebagai satu tim.

Singkatnya, keterampilan kepemimpinan perlu dan tetap memiliki nilai diatas - jika mereka adalah organisasi yang selalu berupaya untuk mendapatkan tingkat kinerja yang baik dari berkurangnya sumber daya yang tersedia. Organisasi yang benar-benar cerdas akan sangat perlu dalam menginvestasikan uangnya dalam pengembangan kepemimpinan yang baik. Sehingga mereka sudah memiliki keterampilan ini dalam kelimpahan seperti yang kita masuk di dalam situasi resesi.

But here's the thing - ketika perusahaan dalam situasi yang baik pertumbuhan penjualan, promosi produk baru, meningkatkan marker share dan kualitas pelayanan," kita mengakui " pemimpin yang sering tidak memiliki waktu untuk mengikuti pelatihan dan bahkan ketika mereka lakukan, lingkungan yang mengalami pertumbuhan tinggi seringkali tidak memberikan orang-orang dengan peluang untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari".

Jadi sekarang adalah saatnya untuk keluar dari pemikiran yang salah. Seperti halnya discretionary menghabiskan tombol metrik adalah bahwa laba atas investasi signifikan harus lebih besar daripada menghabiskan uang itu sendiri dan cara ini berlaku untuk pelatihan kepemimpinan:

Pemimpin harus dipilih berdasarkan fakta bahwa mereka dapat memperbaiki satu atau beberapa faktor di atas.

Para pemimpin pelatihan atau lokakarya harus dipilih pertama pada kualitas dan faktor harga adalah kedua. Secara khusus, harus fokus pada lingkup dan mendalam dari hasil pembelajaran yang diharapkan

Pemimpin harus diberdayakan untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari setelah mereka kembali bekerja dan didukung sepenuhnya dalam usaha ini.

Pemimpin akan berhasil dengan baik, asalkan mereka diberi dukungan yang tepat, harus diharapkan untuk menyampaikan perbaikan kinerja mereka melalui orang.

Pemimpin harus diharapkan untuk terus ini lebih tinggi dari kinerja yang baik sekali kali kembali sekali lagi, memastikan bahwa organisasi kuat akan keluar dan mampu melewati masa krisis.

Manajer bisnis senior dan pemimpin yang mengadopsi , sementara pendekatan pemotongan biaya expecting sisa sumber daya untuk memberikan perbaikan kinerja yang kuat tanpa intervensi pelatihan yang hilang the point.

Meningkatkan kemampuan staf dalam situasi saat ini jauh lebih penting daripada tidak melakukan apapun dalam masa resesi ini dan bertindak sebaliknya bila hanya menunggu masa resesi lewat.

5:01 PM | Posted in | Read More »

What’s your story ?

Kita tidak dapat mengubah masa lalu, namun masa depan ditentukan oleh pilihan-pilihan kita pada hari ini. Sebagian besar orang sukses mengambil keputusan yang tepat dalam hidupnya sehingga kisah hidup mereka bisa menjadi cerita yang indah untuk dikenang sepanjang masa.





Pada hari raya Nyepi umat Hindu mengevaluasi dirinya, seberapa jauhkah tingkat pendakian rohani yang telah dicapainya, dan sudahkah masing-masing umat mengerti tujuan hidupnya di dunia ini. Hal demikian ada baiknya kita terapkan juga dalam kehidupan kita sebagai pelaku dunia kerja. Ambil waktu hening sejenak untuk menilai kinerja pribadi di masa lampau dan menata ulang perencanaan untuk masa depan. Kita harus tau ke mana arah perjalanan karier kita, setidaknya dalam beberapa tahun ke depan meskipun saat ini mungkin kita sedang dilema terhadap kegagalan dan frustasi. Kegagalan merupakan pengalaman-pengalaman yang harus dihadapi dalam perjalanan menuju kesuksesan. Jangan biarkan kegagalan menghentikan langkah kita. Dalam hidup ini, kegagalan adalah realitas hidup yang harus kita hadapi dengan sikap positif, karena sesungguhnya setiap kegagalan yang kita hadapi akan membawa kita kepada pelajaran penting yang sangat berharga. Jangan berharap hidup ini akan menjadi lebih mudah, tetapi berdoalah untuk menjadi lebih kuat dalam menghadapi setiap kesulitan dalam hidup. Ketika hidup ini menjadi keras, kita harus menghadapinya dengan lebih keras lagi. Seperti 2 kisah orang sukses berikut ini; mereka telah berhasil melewati masa-masa sulit dalam hidupnya dan meraih keberhasilan yang luar biasa.

SOICHIRO HONDA
Dilahirkan pada tahun 1906, Soichiro Honda besar di tengah keluarga yang sangat sederhana, jauh dari sempurna. Ayahnya adalah seorang tukang tambal panci. Di usia 15tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja di sebuah bengkel sebagai seorang montir. Bengkel Arto Shokai selalu ramai, namun pada tahun 1923 bengkel tersebut rata dengan tanah saat terjadi gempa hebat Kanto di Tokyo dan Yokohama. Bersama bossnya Honda berusaha bertahan hidup dan merintis usaha bengkelnya dari nol. Pada usia 20 tahun Honda diberi kepercayaan untuk membuka bengkel cabang di Hamamatsu sambil menjalani hobi balapnya. Ia nyaris kehilangan nyawa 2 kali akibat hobinya tersebut.

Pada suatu ketika ia menemukan ide untuk membuat suatu ring piston. Honda meninggalkan usaha bengkel dan mendirikan pabrik dengan bantuan modal dari istri dan teman-temannya. Hasil pekerjaannya ditolak Toyota karena tidak memenuhi standar perusahaan. Ia sakit parah. 2 tahun kemudian ia baru berhasil mendapatkan model yang dapat diterima Toyota. Usahanya maju sampai terjadi gempa pada tahun 1945 di Hamamatsu. Tokai Seiki pabrik Honda luluh lantak, rata dengan tanah. 2 bulan berikutnya bom atom diledakan di Jepang. Membuat suasana seluruh negeri Jepang suram. Banyak orang kelaparan dan butuh pakaian. Honda pun mengalami kebangkrutan dan jatuh miskin. Ia berdiam diri di rumah selama beberapa saat.

Setelah melakukan eksperimen dengan sepedanya dan mesin yang ia temukan di tengah jalan, Honda berhasil membuat sepeda motor dan mendirikan Honda Motor Company pada tahun 1948. Tahun demi tahun usahanya semakin berkembang. Pada 1953, dengan bantuan Bank, Honda membuat pabrik baru yang lebih besar. 6 tahun kemudian Honda masuk ke Amerika Serikat dan pada 1960, Honda membuka pabrik motor terbesar di dunia di Suzuka, antar Tokyo dan Kyoto. Mulai tahun 1962, Honda Motor company memasuki dunia mobil dan berkembang pesat di tahun-tahun selanjutnya, hingga kini kita bisa melihat brand Honda ada di hampir seluruh penjuru dunia.

Kisah Honda ini adalah contoh bahwa sukses itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, meskipun ia tidak lulus kuliah dan berasal dari keluarga miskin. Dengan bermodalkan kemauan, usaha keras dan pengharapan, Honda bisa meraih kesuksesan besar.

OPRAH WINFREY
Masa kecilnya harus ia jalani di lingkungan kumuh, rawan kejahatan dan sangat miskin di kota Mississippi. Ayah Oprah Gail Winfrey hanyalah seorang mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedangkan ibunya seorang pembantu rumahtangga. Itu pun tidak lama Oprah tinggal bersama mereka, semenjak kecil ia sudah diasuh oleh neneknya. Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan. Semenjak kejadian itu Oprah tinggal bersama ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan.

Saat duduk di bangku SMA, Oprah menjalani profesi sebagai penyiar radio lokal. Ia belajar dengan sungguh-sungguh dan berhasil menjadi siswi teladan. Prestasi itu membuatnya terpilih untuk menjadi perwakilan sekolah ke Gedung Putih dan ia memperoleh beasiswa untuk memasuki perguruan tinggi. Di usia 19 tahun, Oprah memasuki dunia TV sebagai wanita Afro-American pertama dan termuda yang membacakan berita stasiun TV lokal tersebut.

Debut talkshow TV Oprah dimulai dalam acara People Are Talking. Beberapa tahun kemudian ia pindah ke Chicago dan disanalah akhirnya Oprah berhasil menuju ke puncak kariernya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian di Amerika. Bermodalkan keberanian menjadi diri sendiri, Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara The Oprah Winfrey Show telah diputar di hampir seluruh penjuru dunia.

Kisah Oprah ini adalah kisah seorang wanita yang tidak mau meratapi nasib dan mengabaikan pengalaman pahit masa lalunya. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya hingga ia berhasil. Dengan mental baja, Oprah mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang berkarakter.

MY OWN SELF
Ada pepatah yang mengatakan ketika Tuhan menutup sebuah pintu, Ia akan membukakan jendela bagi kita. Sering kali kita menunggu sampai pintu itu terbuka tanpa melihat kesempatan yang lain menunggu di depan mata. Dalam hidup kita tidak tahu apa yang akan terjadi, sering kali kita lelah, sering kali kita kuatir dan takut. Itu hal yang wajar.

Namun ingat, jangan pernah menyerah.

Sebelum ‘berhenti’, artinya harapan itu selalu ada, harapanlah yang membuat kita bangkit, harapanlah yang membuat kita berhasil dan keberhasilan kita adalah cerita sukses kita. Setiap orang punya ceritanya sendiri.

What’s your story ?

Sumber : Rimbun Job Agency Newslatter, edisi ke 3

12:33 AM | Posted in | Read More »

Get Paid dari CIAO (The Consumer Community)




Dalam waktu luang Anda dapat bekerja di rumah dan menghasilkan uang dari komputer Anda, namun terdapat banyak situs scam yang hanya akan buang waktu anda atau meminta Anda untuk bergabung hanya untuk uang anda, dimana mereka diawal telah meminta anda untuk membayarkan sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran.

Beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk mengumpulkan berbagai informasi ini untuk menunjukkan bagaimana Anda bisa mendapatkan uang dari komputer Anda tanpa membayar apa-apa alias gratis atau Free, mungkin tidak dapat menjadi jutawan dari perolehan kita setiap bulannya, tetapi tentu juga tidak sedikit yang kita peroleh sebagai uang ekstra, dan tentunya kita dapat meningkatkan pendapatan kita.

Saya melihat dan mendapatkan informasi banyak penipuan dan trik tetapi ada beberapa situs baik itu yang biasa membayar. Di bawah ini saya hanya menambahkan situs-situs yang telah dengan membayar kepada saya jadi saya tahu bahwa mereka adalah asli.

Pendapat saya ini juga diperkuat oleh beberapa teman yang sudah terlebih dahulu memulainya dan telah mendapatkannya.

Ciao - Companies are genuinely interested in your responses to market research
Dalam Berpartisipasi Paid Online Survei (Anda mendapatkan 1 £ hanya untuk mendaftar melalui banner di atas). Atau anda dapat langsung mendaftar dengan Klik aja Banner CIAO di bawah ini ....




Ciao survei online merupakan cara untuk mengekspresikan pendapat, mempengaruhi produsen, dan memberikan kontribusi untuk pengembangan produk baru ... dan Anda akan mendapatkan uang saat Anda melakukannya ! Untuk setiap survei yang lengkap, mereka akan kredit Anda Ciao account hingga £ 10, dan Anda juga dapat memenangkan satu dari berbagai hadiah yang ditawarkan dalam kompetisi reguler. Kita dapat memonitor perolehan pendapatan kita setiap harinya ... biasanya mereka mengupdate sekitar jam siang setian harinya.

Kita akan mendapatkan point setiap membuat sebuah review produk, memberikan penilaian atas review orang lain, kita juga dapat mengikuti kontes yang mereka adakan setiap bulannya "ada topik dan ada juga produk". Kita juga mendapatkan point atas referall dari anggota yang baru (tambahan point). Perolehan point tidak dengan sendirinya berpengaruh langsung akan perolehan pendapatan US $ anda.

Pengalaman pribadi saya, perolehan pendapatan yang saya peroleh setiap bulannya dari CIAO ini 50 US $ (kecil ya ..., tapi saya mensyukurinya). Saya hanya meluangkan waktu 1 jam sehari untuk CIAO.

Banyak jalan menuju Roma, begitu juga banyak jalan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari dunia Internet, pada kesempatan berikutnya saya akan menceritakan website lain yang dapat kita gunakan. Selamat Mencoba ...

5:23 PM | Posted in | Read More »

ALAMAT BLOG DENGAN TEKS BERJALAN

Ini posting saya persembahkan buat para blogger yang pengen nama di address bar blog-nya bisa jalan-jalan. Tujuannya biar sedikit memikat pengunjung agar blog kita mendapat nilai lebih dari pengunjung, biar menarik maksudnye …

Caranya nggak gampang eh…nggak susah kamsudnya, Cuma tinggal copy paste sesuai instruksi dan rebez !

Caranya begini, silahkan anda copy kode di bawah ini dan letakan tepat di atas kode
</head>

(Biar gampang cari kode </head> pake tombol keyboard ctrl+f pada posisi edit HTML di blogspot).

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[

msg = "<span style="font-weight:bold;">IGOMAN</span>";
msg = " <span style="font-weight:bold;">IGOMAN</span> " + msg;pos = 0;
function scrollMSG() {
document.title = msg.substring(pos, msg.length) + msg.substring(0, pos); pos++;
if (pos > msg.length) pos = 0
window.setTimeout("scrollMSG()",200);
}
scrollMSG();
//]]>
</script>


Untuk tulisan berwarna TEBAL bisa Anda ganti dengan nama blog atau situs atau nama lain (suka-sukalah mau dikasih nama apa aja …), trus yang warna merah bisa Anda ganti dengan nama Anda sendiri atau nama samaran (ini juga suka-sukalah..mau nama apa aja).

Semoga Bermanfaat …

5:58 PM | Posted in | Read More »

Pendapatan dari Forum Diskusi International



Bagi anda yang menyenangi dengan forum diskusi, maka anda bisa mencoba situs ini menarik : daftar disini myLot
Forum diskusi yang akan membayar uang setiap kali Anda mengambil bagian dalam diskusi. Saya menemukan bahwa forum ini sangat menarik dan menguntungkan dan selain memeperoleh uang Anda dapat berinteraksi dengan teman-teman baru dan memperluas/memperkaya pengetahuan anda secara keseluruhan atau berbagi pengetahuan dengan yang lain. Sangat menarik dan layak untuk diikuti.


Situs ini memiliki potensi untuk memberikan $ 40-60 per bulan dengan bantuan arahan yang benar.


Anda tidak dapat memperoleh jumlah sangat besar tetapi sangat baik untuk mendapatkan penghasilan secara online untuk saya yang pemula ini. Tetapi, dari sisi lain, ada kemungkinan untuk menemukan lebih banyak peluang atau sumber untuk dapat membuat uang online selama diskusi. Jangan tunda untuk segera bergabung dengan forum diskusi ini dan segera bertemu dengan lebih dari 1.000.000,00 anggota masyarakat di seluruh dunia. Tiada biaya yang harus kita keluarkan untuk dapat mendaftar.

Bagaimana caranya ? Siapapun yang mendaftar untuk myLot, mendapatkan referral link. Anda dapat menerima 25% dari penghasilan dari anggota baru yang medaftar dengan link kita.

Bagaimana Anda mendapatkan anggota baru ? Be creative ! Sebuah cara untuk populer adalah mengumpulkan sebanyak mungkin kenalan Anda dan mengirim link di situs Web atau blog, mengirim email ke teman anda untuk mendaftar dengan link anda, atau - lita aktif untuk mempopulerkan/promosikan site ini! Juga ingat bahwa teman dan keluarga membuat beberapa arahan yang terbaik ! Cara terbaik untuk merekrut teman dan keluarga adalah dengan mengirimkan mereka alamat myLot. Sangat menyenangkan mengapa tidak dicoba.



4:26 PM | Posted in | Read More »

Pengeluaran menjadi Pendapatan



Dunia internet memberikan kemudahan dan kepada kita, disamping itu dunia internet juga banyak memberikan kesempatan kita untuk "memperoleh" pendapatan. Salah satu yang terbaru adalah "Search Engine" baru dengan tagline "EARN MONEY FOR SERCHING INTERNET", kita pasti familiar dengan yang disebut dengan SEARCH ENGINE. Siapa yang tidak kenal Google dan Yahoo sebagai pilihan kita dalam mencari sesuatu di dunia Internet.

Seberapa sering kita menggunakannya ?, yakin pasti sangat sering !, apakah anda mendapatkan Uang atas kegiatas tersebu ? pasti tidak jawabannya. Anda dapat merubahnya sekarang !. Semakin sering anda menggunakannya ... Uang yang kita hasilkan juga meningkat.


Peluang yang baru ini bisa dibilang sangat mudah untuk menjalankannya. Bisnis Online yang satu ini, bukan PTC, ataupun PPC melainkan sebuah bisnis online yang kerjanya cuma search aja. Search gimana mas..?! Ya seperti cari artikel di google dan yahoo, yang ini bekerjasama dengan Yahoo. Anda bisa lihat banner di blog ini "yang bertuliskan "Earn Money for Searching Internet". Anda tinggal klik dan anda langsun dapat mendaftarkan diri anda dan bersiap untuk setiap saat menghasilkan Uang pada Rekening kita.



12:07 PM | Posted in | Read More »

Penghasilan US $ dari Internet ternyata Benar Adanya.


Cari duit dari Internet, Dollar dari Internet", demikian banyaknya iklan atau informasi yang sering kita lihat dan kita dengar, coba lihat di harian kompas (mereka mengadakan seminar dan workshop), di beberapa website dan iklan yang dapat muncul di Komputer kita.

Sekian lama saya abaikan dan tidak percaya apakah memang semudah itu dan apakah benar adannya, akhirnya saya mencoba untuk mendaftar dan mencobanya ...(toh saya pikir tidak berbayar kok, apa salahnya saya mencoba serta ingin mendapatkan jawaban dari pikiran saya) hingga ternyata benar adanya ..., saya mendapatkan pembayaran US $ dari survey ini dan jawaban atas pertanyaan selama ini dapat terjawab. Saatnya ini saya berbagi informasi kepada para sahabat blogger ku. Coba aja lngsung klik banner yang bagian kanan blog ini seperti gambar diatas ...

Banyak situs-situs di internet mengklaim bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar, padahal sebenarnya hanyalah untuk menarik orang untuk memberikan emailnya kepada situs tersebut untuk kemudian menjadi bahan untuk mengirimkan iklan-iklan yang sangat mengganggu atau yang biasa disebut spam. Tapi situs yang satu ini saya telah mencobanya sendiri hanya dalam waktu setengah jam dari mulai anda register , anda akan mendapatkan US$27 , dan apabila telah mendapatkan US$50 anda bisa mentransfer uangnya lewat paypal

Bagaimana sekilas tentang cara kerjanya? cara kerja dari bisnis ini sangat mudah, anda hanya perlu membuat review pendek tentang situs –situs yang ditawarkan untuk kemudian anda akan mendapatkan US$ 4 setiap kali anda memberikan dua review, belum lagi kalau anda mau mengajak teman teman anda untuk bergabung kesitus ini, maka anda akan diberi bonus sebesar US$ 1,25. Jangan tinggalkan kesempatan emas ini berlalu begitu saja. Nggak ada ruginya untuk mencoba khan.? Bagaimana cara penulisan reviewnya? cara penulisan review kita harus menggunakan bahasa inggris. Namun anda tidak perlu khawatir jika anda tidak bisa bahasa inggris seperti saya, saya juga gak bisa bahasa inggris. Kenapa tidak perlu khawatir ? Karena ada paman google yang akan membantu kita untuk menerjemahkan tulisan kita ke bahasa inggris. Mudah khan ? Nah sekarang bagaimana cara daftarnya ? ikuti langkah langkah berikut ini :

Langkah Pertama : Klik aja link di bawah ini : daftar AWSurvey



Langkah Kedua

Isi formulir dengan lengkap sesuai yang diminta, masukkan user name anda , nama pertama anda,nama kedua anda, Chaptca, confirm, dan password serta email.


Langkah ke 3 Setelah proses 1 dan 2 selesai maka anda sudah dapat masuk ke member area, nah setelah login maka anda bisa mengisi review atau komentar anda tentang situs yang diberikan. Sekarang account anda masih dalam keadaan nol. Bagaimana cara untuk menambah saldo Anda menjadi $ 27 dalam account ini dalam waktu beberapa menit bisa anda akan saya ajak untuk melihat tahap demi tahap lewat gambar dibawah ini :



Next kita dapat mengikuti petunjuknya ... ikuti ya ...



Selanjutnya kita ... (ini dia sumur dollar kita)



Next ...., jangan bosan ya dan ndak boleh berhenti lho ..., anda langsung diberi US $ 6



Langkah akhir ..., Setelah anda mengisi semua review yang diberikan, maka account anda sekarang menjadi US$27, kemudian Ajaklah teman teman anda sebanyak banyaknya untuk ikutan, karena per orang anda akan mendapatkan $1.25, jika perhari anda bisa mengajak 4 orang maka perhari anda akan mendapatkan $ 5, perbulan $150. tidak muluk-muluk bukan, namun sudah cukup besar. Tapi dengan syarat teman yang anda ajak mendaftar di situs ini.



NAH APABILA ACCOUNT ANDA SUDAH MELEBIHI $50, MAKA ANDA SUDAH BISA MENIKMATI KEUNTUNGAN TERSEBUT, DENGAN CARA MENGIRIMKANNYA LEWAT PAYPAL, lihat gambar diatas, klik di RADEEM MONEY, KEMUDIAN ANDA AKAN DIMINTA MENGISI email yang anda gunakan untuk mendaftar di situs ini. Kadang butuh waktu beberapa hari untuk bisa sampai di account paypal untuk memverifikasi account anda di awsurveys.com

OK deh .., selamat mencoba dan sekarang kita telah mempunyai ladang atau sumur untuk mendulang US $ ..., anda dapat langsung daftar dengan mudah kok ... klik aja banner di bagian kanan blog saya ini. Salam dan semoga dapat bermanfaat.

2:03 PM | Posted in | Read More »

OPEN MIND ATTITUDE FOR LEADER

Open Mind Attitude mengandung pengertian sebagai suatu sikap " pikiran yang terbuka atas sesuatu", hal baru, pandangan baru, perbedaan dan mau menerima , atau dengan kata lain semua berkaitan tentang sikap. Sikap akan sangat menentukan perilaku dan perilaku akan mempengaruhi kita dalam bertindak (dasar bertindak)yang pada akhirnya Tindakan akan menentukan hasil akhir (Result).

Rossevelt mantan presiden USA pernah berkata bahwa "jika merasa diri kita besar", adalah syndrome tidak sehat,khususnya bagi seorang pemimpin. Sikap merasa diri besar = the beginning of all the end. (awal dari kehancuran).

Tiada yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan kemampuan berpikir dan bertindak dari seorang Leader. Mau terbuka atas kritik, pendapat yang berbeda, menerima dan mengkaji pandangan dari kelompok lain, mau belajar atas kesalahan yang pernah diperbuat, hal tersebut merupakan sikap positif dari seorang Good Leader.

"Seandainya ada rahasia kesuksesan, maka rahasia itu adalah kemampuan mendapatkan pandangan orang lain dan melihat segalanya dari sudut pandangan, selain dari sudut pandang kita sendiri",. oleh Henry Ford

Opend Mind dari seorang Leader = Memiliki sikap yang memerlukan kerendahan Hati

Tanpa open mind attitude bisa dipastikan "learning spirit" pun akan berjalan sekedarnya. Alam telah menetapkan hukumnya yang bersifat mutlak, perubahan adalah hakikat hidup. Untuk dapat bertahan hidup kita harus mampu menyesuaikan dirinya terhadap perubahan itu. Leader harus mampu untuk melakukan adjustment atau penyesuaian sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Tidak memiliki kemampuan Learning Spirit = tidak memiliki kemampuan Listening Capability, yang meruoakan modal dasar seorang pemimpin dalam hal "Open Mind Attitude". Mengutip pernyataan William Shakespeare, " Sediakan telingamu untuk semua orang, tapi tak usah kau sediakan suaramu",.

Kemampuan untuk mendengarkan sangat penting kita pahami, bahwa mendengarkan berbeda dengan hanya sekedar mendengar. Mendengarkan mensyaratkan adanya kemauan yang sadar untuk itu dan adanya keinginan untuk memahami di dalam hal mendengarkan. Leader harus meningkatkan kualitas dan kuantitas mendengarkan dari orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya.

Listening Capability bermuara pada kualitas commitment dan involvement yang akan terlihat dari indikator bagaimana persepsi dari anggota teamnya. Leader harus mampu menumbuhkan dan memaksimalkan seluruh kemampuan dari anggota team, untuk itu diperlukan kesadaran penuh, bahwa tanggung jawab tersebut adalah tanggung jawab resiprokal antara Leader dan anggota Team.


12:57 PM | Posted in | Read More »

Praktek - Winning Concept

Changing LINKS

Winning Concept - Winning Team and Winning Process biasa kita dengar, kita ketahui telah menjadi kunci sukses dari perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Beragam upaya dilakukan oleh perusahaan untuk dapat mewujudkannya agar dapat berjalan dengan baik. Pada postingan kali ini, saya akan mencoba sharing tentang nilai-nilai yang dapat kita lakukan dan tampak dalam praktek "winning concept", Create dan Praktekkan langsung dalam aktifitas operasional (daily activity) kita sehari-hari.

1. Passion > Semangat, kita harus percaya bahwa tidak ada yang tidak bisa diraih, bersama kita bisa.
2. Willingnes to learn > keinginan untuk mau terus menerus belajar, ini dapat kita lakukan melalui "learning by doing",.
3. Caring > Tumbuhkan dan tingkatkan rasa kepedulian dan perhatian kepada seluruh jajaran yang menjadi tanggung jawab anda. Banyak pimpinan pintar dan jago dalam pekerjaannya, namun sangat kurang dalam hal ini. Hal kecil namun memberikan dampak yang besar.
4. Work Smart > Selalu bekerja keras sudah tidak cukup lagi, dengan kerja cerdas kita akan lebih optimal dalam result dan process.
5. Team Building > senantia melakukan perbaikan dan upaya membangun kekuatan dari team yang ada, berikan motivasi-motivasi, sharing experience dan libatkan arti penting dari seluruh anggota team.
6.Team Work > Kerjasa sama yang kuat, senantiasa mempunyai kekuatan untuk dapat melaksanakan komitment yang telah disepakati.
7. Define Role and Responbility > Menjabarkan dan memastikan, "tugas dan tanggung jawab dari pekerjaan dan jabatan telah dipahami, dimengerti dan dapat untuk dilaksanakan dengan baik.
8. Supporting > Dukungan dan bantuan kepada team kita, dukungan ini haruslah tampak dari sikap kita, komunikasi kita dan kebijakan yang kita ambil. Saya sangat suka dengan kata-kata "you are not alone" ini bisa kita sampaikan dan nyatakan kepada seluruh Team.

Tiada yang sulit bila kita mau, dan terkadang banyak hal diatas telah kita lakukan dan terasa biasa, konsistensi dan improvement yang masih kita perlukan. Do it Right Times and Do it Right Now ...

Salam

To be Continue ....

8:34 AM | Posted in | Read More »

Asal Muasal Hotel

Changing LINKS

Hotel kita pasti sangat mengenalnya, apa yang disebut dengan "Hotel", dan saya yakita kita semua pernah menggunakannya. Bagaimana ya bila tidak ada Hotel atau tempat penginapan ?, pastilah sangat merepotkan dan tidak menyenangkan, bilamana berpergian lebih dari 1 hari. Pernahkah kita ketahui sebelumnya,"kapan dan dimana pertama sekali Hotel itu ada".


Hotel itu mulai ada pada abad ke 18 sebelum Masehi, penginapan diperuntukkan bagi para pedagang yang datang dari jauh ...yang biasa disebut dengan Hamurabi.


Sejarah mencatat dan menemukan di tahun 79 di Italia diketemukan 118 bar dan Rumah Makan yang terkubur akibat dari letusan gunung Vesuvius. Pada Jaman itu, masyarakat sudah akrab dengan istilah seperti hospiteum, caupona, popina, thermopoliums dan tabernas.

Pada abad ke 3, ketika Romawi di bawah kaisar Theodosius, tumbuh dan tersebar tempat persinggahan untuk beristirahat dan menginap. Hospiteum dan Caupuno adalah asala muasal dari Hotel yang menyediakan penginapan, makanan dan minuman anggur.

Restaurant dan Bar yang kita kenal saat ini berasal dari istilah "Thermopoliums". Tempat ini menjual minuman anggur panas dan makanan yang ditata diatas meja yang terbuat dari marmer.

Untuk Tabernas melekat konotasi miring, karena biasanya di tempat ini ada perjudian dan pelacuran.

Hospitality adalah konsep yang ditawarkan dan disajikan oleh pengelola Hotel kepada para tamunya, tempat menginap yang menyenagkan dengan pelayanan yang ramah (we feel stay like home) berasal dari bahasa Latin "HOSPITIUM",.

Sumber : Artikel Hotel dan Management.

7:44 AM | Posted in , | Read More »

DPR untuk Mencari Nafkah



"DPR untuk Mencari Nafkah", muncul dalam Harian Kompas hari ini (10 Maret 2009) di halaman 2, judul berita yang sangat menarik dan tegas. Pemberitaan yang berkaitan dengan salah satu anggota Dewan "Tuan Abdul Hadi" yang tertangkap tangan oleh KPK dan munculnya anggapan "Tuan Abdul Hadi" sedang bernasib apes, istilah ini biasa kita gunakan bila kita sedang "Sial" saja, biasanya tidak kok (lho ... apakah ini menggambarkan situasi yang biasa terjadi ???.

Mencari Nafkah adalah hak azasi setiap individu !, kita bekerja dan untuk itu kita mendapatkan hak atas pekerjaan tersebut. Ingat mencari nafkah tidak bisa dijadikan alasan untuk dapat berbuat semaunya atau melanggar Hukum dan Norma-norma kepatutan. Melakukan Korupsi, menyalah gunakan kewenangan dan jabatan untu memberikan dan mendapatkan keuntungan pribadi dan kelompoknya dalam hal apapun adalah melanggar hukum dan pantas untuk di proses oleh Hukum yang berlaku.

Beberapa kasus besar yang melibatkan anggota DPR dengan pelanggaran HUKUM di negara ini, mulai kasus Korupsi yang ditangani oleh KPK, perbuatan yang Tercela telah terjadi yang dilakukan oleh anggota Dewan, erilaku-perilaku yang tidak sepatutnya, sikap dalam ruang sidang (tidur, sibuk bermain HP), disiplin waktu yang buruk (tingkat kehadiran dan titip absen) merupakan gambaran jelas suatu kondisi yang sangat memalukan dan telah menginjak-injak kepercayaan rakyat yang dipikul oleh mereka yang menyatakan dirinya sebagai Individu-individu Terhormat ... (coba lihat mereka membentuk dan memberi nama "Badan Kehormatan" yang dapat melakukan teguran dan sanksi kepada mereka, Mindset mereka "Orang Terhormat hanya diperiksa oleh Badan yang Terhormat juga").

Dalam waktu dekat di awal april Negara ini akan melaksanakan Pesta Demokrasi, kita akan memilih wakil-wakil Rakyat untuk duduk di DPRD tk I dan Tingkat II serta anggota DPR Pusat. Bagaimana seharusnya kita bersikap ? haruskah kita masih percaya dengan orang-orang lama ini ? ataukah kita mencoba dengan pilihan anggota baru yang belum teruji ? atau mungkin bagi sebahagian orang ada yang tidak memilih sama sekali (Golput).

Yang Terpenting dalam memilih Caleg kita harus Cerdas dan Kritis dan mengetahui rekam jejak nya (track record). Apakah memang Caleg tersebut layak untuk dipilih ?


Pertumbuhan Partai peserta pemilu 2009 juga memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk dapat menjadi calon caleg. Lihat sekeliling anda, disetiap sudut dan persimpangan jalan terpampang berbagai ragam atribut dari para calon legislatif, lengkap dengan photo dan nomor urutnya serta logo partainya. Atribut tersebut ada yang di pohon, tiang depang rumah dan tidak sedikit yang menempelkannya di Angkutan Umum .... pokoknnya setiap tempat dah (panen dah perusahaan percetakan dan sablon), mudah-mudahan mereka memang mampu untuk dapat melakukan hal tersebut (kapasitas keuangan), Berapa besar biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing caleg tersebut ?, pabila mereka tersangkut akan politik uang atau terjerat bunga pinjaman, jika terpilih dan duduk pastilah mereka akan mementingkan untuk mengembalikan uang daripada melaksanakan tugas legislatifnya.

Apa yang menjadi motivasi mereka untuk menjadi calon legislatif ..., apakah mereka mengerti dan kompeten untuk duduk disana ?, apakah mereka mempunyai rekam jejak yang baik dan pantas untuk duduk disana. Kita membutuhkan Caleg yang berkepribadian kuat berdasarkan nilai : Keimanan, akhlak yang baik dan kuat, budi pekerti yang luhur serta mempunyai keberanian untuk dapat mendobrak sistem yang salah (sikap kritis).
Timbul suatu pandangan dalam masyarakat banyak, "Menjadi anggota Dewan" adalah cara cepat untuk menjadi Kaya.

Anggota Dewan memiliki tanggung jawab besar, untuk itu mereka diberika gaji dan fasilitas yang teramat sangat baik. Bekerjalah untuk kepentingan Bangsa dan Negara serta mampu menjadi wakil Rakyat yang sepatutnya. Mengedepankan kepentingan Bangsa dan Negara dalam mencapai tujuan Mensejahterahkan Rakyat. Perilaku anda juga cerminan martabat Bangsa Indonesia di Dunia International.


8:33 AM | Posted in | Read More »

Gaya Pembelajaran



Kita mungkin sering berkeinginan mempunyai suatu tekad yang kuat untuk dapat "Menjadi manusia pembelajar", yang senantiasa akan selalu meningkatkan kualitas belajar di dalam setiap aspek kehidupan yang dijalaninya. Kita sadar porsi belajar di dalam keseharian kita teramatlah kecil, kesibukan di dalam bekerja menjadi alasan yang paling sering kita tampilkan.
Bila kita sadari "proses belajar" dapat kita lakukan dimana saja, kapan saja, tanpa menjadikannya sebagai beban dan faktor yang menghambat kegiatan kita di dalam keseharian hal inilah yang kita sebut dengan model dan gaya pembelajaran yang kita lakukan. Saya akan terlibat langsung dalam setiap project di perusahaan tempat saya berada, hal ini merupakan cara/gaya pembelajaran yang saya lakukan. Gaya atau model pembelajaran menjadi sangat penting ..., karena kita sering terbentur didalam melakukan pilihan dan Model cara belajar seperti apa yang akan kita gunakan dan cocok untuk diri kita.

Banyak para pimpinan perusahaan yang saya lihat, mempunyai cara tersendiri untuk belajar dan terasa alami dan mudah baginya, belum tentu berlaku bagi kita. Kita harus mempunyai cara belajar yang paling sesuai dengan diri kita, dari pada mengikuti gaya belajar orang lain yang belum tentu cocok dengan kita.

Sebuah penelitian oleh
David A.Kolbb seorang pakar dalam kajian model dan cara pembelajaran (experiental learning) ketika ia masih berada di MIT, Kolb menemukan bahwa orang paling sering belajar melalui salah satu dari beberapa cara berikut :
@ Pengalaman Nyata : Mengalami sendiri sehingga menumbuhkan kemampuan melihat dan merasakan
@ Refleksi : Kita memikirkan kembali pengalaman kita/orang lain atas sesuatu yang telah terjadi.
@ Membangun Model : Menyimpulkan sebuah teori yang memberi arti pada apa yang mereka amati, dengan acuan dan landasan pada teori yang ada.
@ Trial and Error : Mencoba melakuka sesuatu dengan ber eksperimen secara aktif dengan berbagai model dan pendekatan yang baru.

Model pembelajaran yang terbaik seringkali merupakan kombinasi 2 dan 3 gaya pembalajaran yang ada diatas. Kita harus sadar betul akan "gaya pembelajaran yang kita pilih dan gunakan", karena seringkali kesalahan di dalam menerapkan gaya pembelajaran kita berdampak suatu perasaan : "pembelajaran yang kita lakukan terasa sangat membosankan dan tidak relevan/tidak sesuai".

Berbagai seminar dan lokakarya yang telah kita ikuti yang dibawakan oleh pembicara-pembicara yang sangat TOP dan ber-kelas, yang pasti dan benar kegiatan tersebut disajikan dengan cara dan model yang sangat sesuai dengan pembicara tersebut, belum tentu kita dengan mudah dapat mengikuti dan mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan. Pada umumnya kegiatan tersebut bersifat abstrak dan reflektif yang bisa saya simpulkan sangat tidak fleksibel.

Untuk dapat menghindari kegagalan pembelajaran yang kita lakukan, pertama kali kita harus benar-benar mengetahui model dan cara seperti apa yang paling cocok bagi diri kita. Belajar langsung dengan mentor yang siap sedia di samping kita, belajar sendiri dari buku-buku dan dengan bantuan audio visual lainnya, mendengarkan langsung dari orang yang kita percaya ?, Trial and
Error model ... uji coba terus, ikut kelas in house training ..., perlunya role model .. dll.

Mengenali karakter diri kita dengan mengetahui jelas realita dan gaya perilaku kita sehari-hari, akan membantu kita di dalam memilih dan menetapkan cara/model/gaya pembelajaran kita.
Misalnya : kita sangat malas untuk membaca, banyak buku yang telah kita beli namun plastiknya saya belum terbuka. Kita dapat meminta anggota team kita untuk dapat membuat resensi buku minimal 1 dalam setiap bulannya. Kita dapat memberikan buku2 yang telah kita beli kepada mereka. Mendengar langsung resensi buku serta kemudian mendiskusikannya jauh lebih mudah dan menyenangkan bagi kita dibanding kita harus membacanya.

Kita kemudian mentargetkan hal yang ingin kita capai dalam sebuah rencana pembelajaran.
Misalnya : Saya berkeinginan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing saya.

Kita akan fokus pada apa-apa yang akan kita lakukan, sehingga kita dapat menjadikan proses pembelajaran ini sebagai bagian yang berkelanjutan dalam kehidupan kita yang pada akhirnya memberikan kita result yang baik.
Misalnya : kita mengadakan english day di bagian kita/kantor kita pada hari tertentu dengan meminta bantuan dari orang yang lebih pandai dalam hal ini sebagai fasilitator dan menjadi tutor bagi kita.


Model dan Gaya pembelajaran sangat menetukan keberhasilan kita dalam proses belajar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi kita.



12:02 PM | Posted in | Read More »

Belajar Tak Kenal Henti


Saat ini kita hidup di era yang kemajuan dan peradaban modern yang menuntut suatu kemampuan dan keahlian mumpuni agar dapat bersaing. Peluang dan tantangan sama kuatnya tersaji di depan kita, memiliki kemampuan identik dengan keberhasilan atau mungkin sebaliknya yang akan terjadi. Belajar hal Formal dan Non Formal untuk meningkatkan kualitas "soft skill dan hard skill" pada diri kita (IQ, SQ, EQ dan PQ)

Kemampuan yang dimiliki sangat identik dengan "semangat belajar" yang tumbuh di dalam diri setiap orang. Pada dasarnya kita memiliki kesempatan dan waktu yang sama untuk belajar berbanding orang lain, dari mulai pendidikan dasar hingga jenjang pendidikan lanjutan. Kita dapat melihat bagaimana kita Sama-sama belajar namun hasilnya yang kita dapatkan berbeda.

Belajar adalah sebuah proses !, belajar adalah semangat, belajar adalah kesempatan, belajar adalah kemauan, belajar adalah mencari dan lain-lain. Pada tulisan ini saya ingin menegaskan bahwasanya, "kita harus senantiasa semangat belajar" di dalam diri kita. Kita harus percaya ... selalu belajar dan terus belajar adalah pintu awal kita untuk berhasil. Rasa percaya adalah sebuah dorongan dan kekuatan untuk kita dapat mengatasi segala hambatan untuk selalu dapat belajar > Believing - Learning - Action.

Di era pembelajaran yang kita alami saat ini, belajar dan terus belajar sudah merupakan tuntutan dan kebutuhan bagi kita. Semangat belajar ini harus tetap kita jaga dan dirawat. Kita merupakan makhluk ciptaan Nya yang paling sempurna, kita diberikan "Hati dan Pikiran" yang menjadi alat bagi kita untuk dapat "merasakan sesuatu yang kurang (review), mengidamkan suatu bentuk yang menjadi lebih baik (dream), menciptakan sesuatu yang baru (create) dan banyak lagi yang dapat kita perbuat.

Apa dan menjadi seperti apa diri kita saat ini ?, sangatlah identik dengan "cara, semangat dan memaksimalkan kesempatan belajar kita di masa lampau. Belajar itu mudah dan tidak rumit, bila kita tidak membuatnya menjadi rumit. Misalnya : Belajar dari kesuksesan orang lain : Saya mengenal seorang Ibu yang sangat berhasi dalam bisnisnya, beliau seorang single parent dengan 3 orang anak dan hanya mengecap pendidikan SMA. Saat ini beliau memiliki SPBU di 8 lokasi dan memiliki armada angkutan lebih dari 300 unit. Kunci suksesnya "selalu belajar dari setiap waktu yang dilaluinya, belajar untuk dapat memperluas jaringan pertemanan bisnisnya. Rajin bertanya dan meminta arahan dari orang-orang yang dianggapnya mempunyai kelebihan dalam masing-masing bidang.

Saya mengamati bagaimana Ibu ini selalu disiplin di dalam berkomunikasi dengan para karyawannya, fokus pada pekerjaannya, menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi setiap individu melalui perhatian seorang Ibu kepada anaknya > hal inilah yang saya dpat pelajari dari Ibu ini.

Sukses dan berhasil ya ... kita harus dan harus ... Belajar, Percayalah bahwasanya Belajar itu tidak pernah berhenti, baik formal maupun non formal. Cari, Ciptakan dan Maksimalkan setiap kesempatan yang kita peroleh untuk dapat belajar dari siapapun dan dalam bentuk apapun, karena kesempatan itu tidak selamanya datang ke dua kalinya kepada kita. Akankah kita melepaskan setiap kesempatan yang berharga tersebut. Belajar tidak mengenal "pangkat, usia, gender dan derajat ..., belajar adalah hak setiap orang.
Tools sederhana : mari kita selalu bertanya pada diri kita setiap harinya, atau apa yang dapat kita pelajari dari orang yang baru saja kita temui, teman kita berkomunukasi ? atau dari sesuatu yang kita baca ..., atau juga membuat sebuat catatan kecil .. kita mau belajar apa di hari ini.

Knowledge is Power ...

9:55 AM | Posted in | Read More »

Kesiapan Berubah

Perubahan adalah kata yang paling tidak disukai oleh mereka yang tidak siap menghadapinya. Tidak salah jika dikatakan bahwa mengelola perubahan adalah mengelola orang-orang yang terlibat di dalamnya. Jika tidak dikelola dengan baik, ketidaksiapan ini berpotensi pada munculnya resistensi. Kita ketahui bersama, resistensi terhadap program perubahan akan menghambat laju perubahan yang sedang dijalankan, bahkan lebih parah lagi dapat menggagalkan perubahan itu sendiri.

Kegagalan perubahan dapat terjadi di setiap rentang waktu proses perubahan. Kegagalan secara dini mengakibatkan suatu perubahan menjadi prematur, sedangkan kegagalan di tahap akhir menjadikan hasil perubahan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kegagalan dalam tahap apa pun tetaplah kegagalan yang tidak dikehendaki oleh siapa pun.

Dengan demikian, sebelum perubahan itu sendiri dijalankan, mendesak untuk diketahui bagaimana sebenarnya kesiapan internal suatu organisasi terhadap perubahan. Mengetahui kesiapan sejak awal akan memudahkan persiapan dalam implementasi perubahan. Bagian yang belum siap dapat diperbaiki sehingga menjadi lebih siap lagi. Setidaknya, mengetahui tingkat kesiapan terhadap perubahan mengurangi resiko perubahan itu sendiri dibandingkan dengan memaksakan perubahan secara hantam kromo. Dalam hal ini, kesiapan terhadap perubahan dapat diukur melalui pendekatan terhadap persepsi anggota organisasi yang terlibat dalam perubahan, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung. Persepsi yang meliputi perlunya perubahan, kesiapan emotif, kapabilitas menghadapi perubahan dan kemauan mereka untuk berubah.

Kesiapan terhadap perubahan dapat saja dipengaruhi oleh rekam jejak dari perubahan yang sebelumnya pernah dijalani. Hasil dari proses perubahan sebelumnya, entah itu positif ataupun negatif, mempengaruhi pembentukan mindset terhadap perubahan. Kalau ada faktor historis yang berpengaruh tentu ada faktor futuristik yang tidak kalah berpengaruhnya, yaitu visi yang menentukan orientasi dan tujuan bersama. Tarik ulur antara kedua orientasi ini ditentukan oleh bagaimana komunikasi dibangun. Komunikasi yang baik dapat memenuhi kebutuhan emosional anggota organisasi di masa transisi sehingga secara emotif mereka menerima perubahan. Penerimaan secara baik menimbulkan komitmen, tidak hanya untuk menjadikan perubahan terjadi tetapi juga untuk mensukseskannya.

Pengalaman penulis dalam konsultasi aplikasi change management di lapangan menunjukkan beberapa manajemen yang berasumsi bahwa resistensi terhadap perubahan berpangkal pada tiadanya kemauan untuk berubah atau rendahnya motivasi. Sepintas pun sudah kentara, asumsi ini cenderung mengkambinghitamkan anggota organisasi. Berdasar pengalaman, organisasi yang berpegang pada prinsip “manajemen selalu benar” secara organisatoris cenderung tidak siap berubah. Demikian juga dengan organisasi yang anggota-anggotanya tidak mempercayai manajemennya. Padahal asumsi tadi tidak jarang hanyalah reaksi atau akibat yang tampak dari akumulasi ‘aksi sistemik’ yang tidak menopang secara baik. Jika ditilik dengan seksama dan fair akan terlihat secara nyata bahwa kemauan untuk berubah terkait dengan arahan (direction) yang diberikan, motivasi yang dipompakan, dan peluang (opportunity) yang ditawarkan.

Arahan mencerminkan ekspektasi dan penentuan skala prioritas secara jelas dan tidak berbias. Komunikasi yang tepat dan transparan sangat dibutuhkan untuk ‘menjual’ perubahan. Rencana perubahan itu sendiri juga harus sejalan dengan rencana lain dalam organisasi, dan tidak menyimpang terlalu jauh dari budaya organisasi yang dimiliki. Kebersamaan akan memuluskan suksesnya suatu perubahan. Kurangnya kualitas arahan dapat berujung pada ambiguitas dan pada skala yang lebih parah bahkan menimbulkan kekacauan (chaos). Arahan yang baik hanya akan terpakai jika anggota organisasi termotivasi sehingga tidak mengalami kelesuan. Motivasi menjadi faktor kritis keberhasilan suatu program perubahan. Meskipun demikian, motivasi akan mengendur dan menguap begitu saja jika tidak mendapatkan dukungan semestinya. Bahkan, yang bersangkutan dapat menjadi frustasi karenanya. Dengan demikian dibutuhkan dukungan yang meciptakan peluang. Peluang ini terkait dengan dukungan manajemen berupa sumber daya yang memadai seperti kewenangan, waktu, informasi, SDM berikut pengembangannya, bahan, sampai dana.

Selain kemauan, kesiapan terhadap perubahan juga ditentukan oleh tingkat kemampuan dan kompetensi anggota organisasi. Rendahnya tingkatan kedua faktor ini akan berakibat pada rendahnya kualitas yang ujung-ujungnya dapat menggagalkan proses perubahan. Bagaimana pun, perubahan melibatkan metode, material, mesin (teknologi), dan lingkungan yang baru dan tidak jarang benar-benar berbeda secara signifikan dengan periode sebelum terjadinya perubahan. Dengan demikian, perubahan ini menuntut kecakapan dan kompetensi baru yang tidak jarang lebih tinggi tingkat kesulitannya. Kesukesan perubahan ditentukan oleh kualitas dari pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan.

Pendek kata, kesiapan berubah (change readiness) berfokus terhadap dua hal, yaitu kompetensi yang mendukung perubahan dan komitmen untuk berubah. Begitu kesiapan anggota organisasi dalam melakukan perubahan teridentifikasi, dapat diklarifikasi konsekuensi-konsekuensinya.

Oleh : AB Susanto

4:27 PM | Posted in | Read More »

Nothing Is Free

Saya sangat ingin sekali menampilkan tulisan yang telah di muat di Kompas pada November 2008, sebuah tulisan yang sangat bagus dan untuk dapat di baca oleh yang belum membacanya :
Tulisan ini di buat oleh : Eileen Rachman & Sylvina Savitri

Dalam sebuah seminar, pada waktu universitas negeri belum mandiri, seorang mahasiswa yang mengaku kuliah di sebuah universitas negeri besar mengatakan bahwa ia tidak tertarik pada disiplin ilmu yang sedang ditekuninya dan berkeinginan sekali ‘pindah bidang’. Ia terkejut saat saya berkomentar bahwa ia sudah menyia-nyiakan uang Negara. Dengan telah membayar uang kuliah, ia merasa telah melunasi kewajibannya, tidak menyadari bahwa subsidi Negara begitu besar ke universitas-universitas negeri, sehingga uang kuliah yang dibayarkannya sebenarnya tidak masuk akal alias terlalu murah.

Terkadang kita memang bisa lupa akan tanggung jawab dan kewajiban kita terhadap apa yang sudah kita terima. Tak sedikit orang yang tidak mengerti bahwa hidupnya di dalam suatu situasi, tempat atau negara juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Mungkin kita juga sulit menghitung berapa banyak orang yang tak peduli atau bahkan berusaha untuk lolos dari kewajiban membayar cukai atau pajak, padahal pajak sangat vital dibutuhkan agar pemerintah mempunyai dana untuk membangun infrastruktur, menalangi kesulitan keuangan, membayar utang negara, membiayai pendidikan dan masih banyak lagi.

Sebaliknya, apa yang diterima oleh orang lain, seperti fasilitas, upah, imbalan dan kemudahan, sering juga tidak dimengerti oleh orang-orang yang tidak mendapatkannya. Saya terhenyak ketika cucu saya menanyakan apakah orang berkeinginan menjadi ‘orang penting’ agar bisa mendapatkan kemudahan, seperti diskon, duduk di kelas satu, menghindari kemacetan dengan gaung sirene ? Padahal, bila kita renungkan sejenak, di balik apa yang diterima oleh seseorang pastilah ada ‘harga yang harus dibayar’.

Seorang pembantu rumah tangga saya bercerita bahwa pada usia 6 tahun, ia perlu mencari kayu kering dulu, sebelum ibunya bisa menanak nasi untuk sarapan. Saya jadi ingat ungkapan yang sering disebut-sebut abang saya semasa kecil, ”Di dunia ini tak ada yang gratis, kecuali sinar matahari “. Saya semakin menghayati ungkapan tersebut, ketika akan memasang sumur pompa berkedalaman besar. Ternyata sumur pompa tersebut kemudian dipasangi meter dan setiap kubik air yang tersedot perlu dibayarkan pada pemerintah, karena air tanah pun adalah milik negara dan perlu dikelola pemerintah.

Sadari Risiko dalam Setiap Pilihan

Banyak orang, terutama di negara-negara maju, merasa sangat terpukul dengan terpuruknya pasar saham yang setelah ditunggu berhari-hari tidak juga kunjung pulih, bahkan merosot lagi. Pertanyaan mengenai: ’Kapan pasar pulih lagi?’, ‘Bagaimana pulihnya ?, Dan, ‘Tindakan apa yang harus diambil?’ beredar dengan harapan adanya pihak yang menciptakan ‘magic’ dengan mengangkat kejatuhan yang dibuat oleh sekelompok manusia yang tidak ada puasnya. Kita lihat bahwa yang dialami oleh para pengusaha dan investor adalah keharusan menelan konsekuensi dari resiko yang diambil. Apa pun pilihan yang kita ambil, kita perlu sangat sadar bahwa ada harga yang perlu dibayar. Di Indonesia, ungkapan Sri Mulyani agar pada para pengusaha mengurus dan menjaga keuangan perusahaan baik-baik, tentunya menandakan tidak akan ada bantuan ‘gratis’ lagi dari Negara untuk ‘menolong’ pengusaha yang terpuruk.

Dalam setiap peran dan pilihan kita, apakah sebagai wirausaha, pengelola lembaga keuangan, investor, pegawai, pegawai negeri, anggota DPR atau bahkan warganegara, akan senantiasa melekat hak, kewajiban dan konsekuensi serta risiko.
Ada pejabat negara dengan gaji yang cukup, dihormati oleh public,namun beban yang ditanggung berat dan memerlukan dedikasi tinggi. Ada yang memilih pekerjaan mudah, namun bayaran dan risiko yang kecil. Investor yang menginginkan untung yang besar, pastinya juga sepenuhnya sadar bahwa risko keterpurukan yang dialami bisa parah. Selebriti pun membayar kepopulerannya dengan keharusan menjaga penampilan setiap saat, kemungkinan digosipkan dan hilangnya privasi.

Menilai dengan ‘Fair’, Membayar dengan ‘Pas’

Saya sungguh terkejut ketika teman saya yang cukup berada, tampak berusaha sekali untuk secara memelas meminta ‘keringanan’ membayar uang pangkal dan uang pembangunan sekolah putra-putrinya. Komentarnya: “Kalau belum dapat diskon, rasanya kurang sreg”. Saya jadi bertanya-tanya, apakah ia tidak menghitung bahwa kontribusi yang diberikannya untuk sekolah akan dinikmati kembali dalam bentuk fasilitas belajar bagi putra-putrinya untuk menguasai disiplin ilmu ? Apakah alasan bahwa masih banyak terjadi penyelewengan dan korupsi, memperbolehkan orang untuk tidak berkontribusi atau membayar yang ‘pas’ ?

Ketidaksukaan kita untuk berhitung atau menilai,serta meningkatkan kesadaran kegiatan ‘membayar’ sering menyebabkan kita jadi tidak bisa menimbang ataupun menyeimbangkan hak dan kewajiban. Karyawan yang prestasinya biasa-biasa saja, kemudian di akhir tahun tetap menuntut kenaikan gaji karena harga di pasar naik, sebetulnya menuntut lebih dari haknya. Sebaliknya, bila individu berprestasi baik sehingga perusahaan untung, kita semestinya tidak perlu sungkan sungkan mengungkapkan agar perusahaan ingat untuk membayar lebih banyak.

Dari sisi individu, kita sebenarnya perlu menanamkan sikap fair pada diri sendiri dan pada pihak eksternal. Ukuran yang paling mudah sebenarnya adalah uang. Membayar iuran, pajak, tilang dengan benar adalah latihan yang paling baik untuk meningkatkan ‘awareness’ akan tanggung jawab dan kewajiban kita terhadap pembangunan. Bila hal ini sudah kita lakukan, kita bisa meningkat lebih jauh untuk menghitung ‘harga’ yang harus kita keluarkan untuk mendapatkan hal-hal yang kita inginkan. Misalnya, untuk bisa berprestasi tinggi, kita perlu membayar dengan latihan dan kerja keras, di saat orang lain memilih bersantai. Agar direspek sebagai orang yang anggun dan bisa mendapatkan servis yang baik, terkadang kita harus membayar dengan kesabaran menunggu, mengantri tanpa melakukan suap atau membeli catutan. Untuk mempertahankan pelanggan, tak jarang kita juga perlu membayar dengan mengorbankan waktu, bahkan perasaan. Demikian pula kita dan perusahaan perlu mematuhi berbagai larangan untuk bisa mendapatkan predikat ‘corporate governance’.
Sepanjang kita masih bisa menyeimbangkan diri, dan tidak mengorbankan bahkan menjual prinsip, kita bisa berjalan lebih tegap , sehat mental dan perkasa bila merasa sudah membayar dengan ‘pas’.

4:00 PM | Posted in | Read More »

Bersahabat dengan Perubahan

Saya yakin anda pernah mendengar sebuah kata yang sering diucapkan oleh pelaku Bisnis, "Yang abadi di dunia ini adalah Perubahan", ya memang setiap waktu terjadi perubahan bahkan perubahan itu begitu cepatnya terjadi dan sering membuat diri kita, bisnis kita ataupun lingkungan kita akan mengalami goncangan, ketidaksiapan dan ketidak berdayaan menghadapi perubahan hal yang berbahaya bagi kelangsungan hidup bisnis/perusahaan di masa depan.

Pada umumnya para pemimpin bisnis menginginkan suatu kondisi Status Quo, tetapi tidak demikian dengan pelaku bisnis yang memiliki "Visi dan Intuisi " kuat dan berkomitment untuk membawa perusahaannya maju dan berkembang melalui perubahan.

Perusahaan yang bersahabat dengan perubahan percaya, "perubahan merupakan kesempatan atau peluang untuk menjadi lebih baik", disaat perusahaan lain fokus pada kesulitan yang dialaminya sebagai akibat perubahan yang terjadi, merupakankesempatan bagi perusahaan yang bersahabat dengan perubahan.


Changing LINKS



Maju dan berkembang melalui perubahan.

Dunia bisnis memang selalu berubah baik itu karena akibat : kemajuan dan perkembang teknologi, melebarnya pasar, semakin banyaknya pemain/pelaku baru, regulasi dan kebijakan pasar bebas, tingkat persaingan yang semakin tinggi maupun semakin meningkatnya atau mungkin terjadinya penurunan daya beli konsumen.

Perusahaan yang maju dan besar berkeinginan : perusahaan ataupun bisnisnya tetap dapat eksis dalam kondisi apapun (perubahan apapun). Krisis financial yang terjadi saat ini di seluruh dunia memberikan dampak negatif bagi pasar bisnis. Penjualan yang mengalami penurunan, Biaya Modal yang semakin tinggi dan mahal (Bunga pinjaman yang tinggi, Nilai tukar rupiah yang semakin lemah, dll. Kesemuanya memberikan dampak negatif bagi dunia usaha. Kondisi yang terjadi saat ini sebagai contoh dari perubahan yang terjadi dan tidak dapat dihindarkan dan harus dihadapi.

Pelaku bisnis tidak dapat tinggal diam dan hanya menunggu ... Action and Action. Melakukan Evaluasi secara Clear dan Menyeluruh ... tentukan skala prioritas pada setiap lini bisnis perusahaan dan lintas departemen. Lakukan perubahan dan perubahan, bila perlu lakukan perubahan setiap hari. Perubahan dalam kualitas kerja, semangat, kerjasama dan Disiplin dalam perusahaan memiliki peranan penting akan hidup perusahaan.

Kondisi Saat ini : Krisis Financial Global

Pengamatan saya pribadi, pelaku usaha melakukan berbagai penghematan bukan berarti mengurangi kemampuan maksimalisasi produktifitas daru setiap individu. Perusahaan kurang tepat dalam menjalankannya. Misalnya Pembatasan waktu telepon keluar dari waktu 5 Menit menjadi 3 menit, lebih cepat menutup aktifitas dan layanan pelanggan, membatasi penggunaan kertas dan mesin Copy, Fax atau biasa kita sering dengan dengan sebutan Cost Efficiency Program. Sering kita terjebak akan hal-hal yang kecil sehingga ada hal yang lebih besar terabaikan.

Melakukan penyesuaian dan menekankan pengertian dan pemahaman dari seluruh bagian perusahaan akan kondisi yang dialami, menjadi lebih penting dari pada hanya berorientasi terhadap penekanan biaya atau cost semata. Rangsang dan berikan kesempatan bagi insan perusahaan untuk dapat meningkatkan "Income ataupun Finance Performance yang baik bagi perusahaan", Misalnya : percepatan periode pembayaran dari customer, grace periode yang lebih panjang dari vendor atau pihak ke-3, melakukan konsiniasi produk (tanpa perlu membeli produk untuk dapat dipasarkan, kreatih untuk mencari Others Income Perusahaan menjadi lebih penting.

Kepuasan dan kualitas Layanan Pelanggan suatu hal yang tidak dapat ditawat-tawar. Pengembangan SDM juga hal Vital (perusahan bisa lakukan training oleh orang dalam sendiri) dengan sedikit memberikan penghargaan kepada para Trainer Internal.

Perusahaan yang kuat akan Visi dan landasan bisnisnya akan sangat siap dalam setiap perubahan yang terjadi, kondisi saat ini merupakan peluang besar untuk menjadi lebih besar di dalam pasar, meningkatkan Brand Value, Image dan Trust. Perubahan merupakan peluang bukan ancaman, bersahabat dengan perubahan jauh lebih baik dari pada sebaliknya.

8:49 AM | Posted in | Read More »

Rasa Malu

Changing LINKS


Ada orang yang berhasil dan banyak juga orang yang belum mencapai keberhasilan dalam hidupnya dan lebih banyak lagi orang-orang yang merasa gagal di dalam kehidupannya. Sering tanpa kita sadari bahwasanya banyak sekali peluang yang diberikan di dalam hidup kita da saya sangat yakin "orang yang berhasil dan mencapai suatu taraf kesuksesan dalam hidupnya", adalah orang-orang yang berusaha dan berjuang dalam mendapatkannya. Salah satu faktor yang menjadi penghambat bagi banyak orang di dalam berusaha dan berjuang untuk mendapatkan peluang yang ada adalah "rasa malu" dari diri kita, bahkan banyak orang yang men label dirinya sebagai "pemalu".

Mari kita refleksi sejenak akan waktu yang telah kita lalui, berapa banyak peluang dan kesempatan yang terbuang percuma atau mungkin tidak memberikan hasil seperti yang kita harapkan ... hanya dikarenakan rasa malu. Misalnya ... seorang salesman malu untuk memberitahukan orang-orang dekatnya atau di lingkungannya sebagai seorang tenaga penjualan dari sebuah perusahaan automotif, sehingga ada tetangga atau keluarga dekatnya yang membeli produk yang sama pada orang lain. Why ...???, ya karena yang bersangkutan di rantai oleh rasa malu ... untuk mengakui sebagai seorang Salesman.



Memang tidak mudah untuk dapat mengubah "rasa malu" saya tidak menyarankan kita untuk dapat menghilangkannya ... (ini juga tidak baik lho ... karena bagaimanapun rasa malu harus tetap ada di dalam diri kita) ntar dikatakan "Urat Malunya udah putus".

Mengapa kita harus memelihara dan tidak berusaha untuk mengurangi rasa malu yang tumbuh dan hidup di dalam diri kita. Ambil waktu sejenak untuk merenungkannya dan mendapatkan jawabannya ..."apa hal yang menyebabkan anda malu", percayalah bahwa selalu ada alasan dibalik semua itu. Anda harus terlebih dahulu mengenali hal apa yang dapat memicu timbulnya rasa malu itu.

Misalnya : kita takut atau khawatir orang akan mencemooh, memandang rendah pekerjaan kita > pernahkan anda berpikir dan melihat langsung "bahwasanya kunci kesuksesan dan keberhasilan seseorang itu bukan hanya sematan dilihat dari jenis/bentuk pekerjaannya tapi adalah bagaimana seseorang tersebut dapat mencintai dan bangga akan perkerjannya, mau bekerja keras dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik. Tidak mempunyai pekerjaan jauh lebih menyakitkan atau bahkan yang teramat pantas adalah orang-orang yang melakukan pekerjaan yang bertentangan dengan nilai agama dan hukum.

Rasa malu yang ada dan timbul pada diri kita akan menyebabkan hambatan-hambatan lain di kehidupan kita, anda akan menjadi ragu-ragu, tidak percaya diri, bahkan menjadi seorang yang penakut ... dan banyak lagi, peluang terbuang dan belum tentu akan datang untuk kedua kalinya pada diri anda.

Sadarilah rasa malu yang senantiasa timbul adalah rantai pengekang atau penghambat kesuksesan untuk mencapai tingkatan keberhasilan dalam kehidupan. So ... hilangkan rasa malu tersebut ... putuskan rantai tersebut dan keberhasilan ditangan anda. Latihlah keberanian anda dan coba terus menerus untuk mengambil sikap yang berbeda dikala rasa malu anda timbul.

Hargailah diri anda, karena orang lain tidak akan mencintai diri anda sebaik anda mencintai diri anda sendiri, bagaimana orang lain dapat percaya bila anda sendiri ragu akan hal tersebut.

Semoga bermanfaat.






7:49 PM | Posted in | Read More »

Negoisasi Jitu

Setiap hari kita menghadapi berbagai macam negoisasi, mulai dari membeli rumah atau mobil, memecahkan permasalahan diantara kita baik dilingkungan rumah maupun kantor bahkan dengan pasangan kita sendiri. Oleh karena itu ketrampilan negoisasi sangat penting dalam hidup kita. Kemampuan dan keahlian Negoisasi bisa dipelajari dan ditingkatkan oleh semua orang.

Negosiasi sebagai suatu kemampuan (skill) untuk membujuk orang lain supaya orang lain tersebut berkenan untuk menerima cara pandang kita. Oleh karena itu, bilamana seseorang dikatakan sebagai ”negosiator yang baik”, hal tersebut umumnya berarti orang tersebut mendapatkan kesepakatan yang terbaik dari sebuah perundingan.

Hasil (Result) dari sebuah perundingan (negoisasi) adalah sebagai berikut :

(R) : Lose/lose; di mana tidak ada satu pihak pun yang berhasil mencapai tujuannya
(R) : Lose/win atau sebaliknya; di mana satu pihak berhasil mencapai tujuannya sedangkan yang lainnya tidak
(R) : Tanpa hasil; di mana tidak ada satu pihak pun yang menang atau kalah.
(R) : Win/win; di mana tujuan dari kedua pihak berhasil tercapai melalui kesepakatan


Untuk menjadi seorang yang memiliki keahlian Negoisasi yang baik dan bagus, mari kita mulai mempelajari, memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Negoisasi yang benar dalam setiap kehidupan kita.

Perhatikan 15 Hukum Negosiasi :

1. Ingat selalu bahwa segala sesuatu dapat dinegosiasikan.
Jangan menyempitkan topik sebuah negosiasi pada satu topik saja. Kembangkan sebanyak mungkin hal-hal atau ide-ide pokok yang dapat dinegosiasikan dan jangan lupa untuk segera menciptakan ide pokok yang baru bilamana Anda dan anggota kelompok lainnya mengalami jalan buntu pada satu ide pokok tertentu.

2. Kristalisasikan visi Anda mengenai kesepakatan tersebut.
Pihak yang dapat memvisualisasikan hasil akhirnya umumnya merupakan pihak yang memimpin jalannya perundingan.

3. Persiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu.
Informasi adalah kekuatan. Dapatkan sebanyak mungkin informasi yang bisa di dapatkan sebelumnya supaya Anda yakin bahwa Anda memahami betul nilai dari pengadaan perundingan tersebut. Ingatlah, sangat sedikit perundingan yang mulai seketika juga pada saat pihak lawan sudah tiba di meja.

4. Ajukan pertanyaan
Perjelas informasi yang tidak Anda mengerti. Tentukan baik itu kebutuhan implisit maupun eksplisit dari pihak lawan.

5. Mendengar
Ketika Anda mendengar dengan baik, Anda tidak hanya mendapatkan ide-ide baru untuk menciptakan hasil win/win tetapi juga membuat lawan bicara Anda merasa bahwa mereka diperhatikan dan dihargai. Hal ini juga membuat Anda dapat mencari apa sebetulnya yang menjadi keinginan dari lawan bicara Anda. Jika Anda berasumsi bahwa lawan bicara Anda membutuhkan hal yang sama (sama-sama ngotot), Anda segera dapat menempatkan diri Anda sedemikian rupa untuk dapat memenangkan negosiasi tersebut.


6. Tentukan target untuk setiap kesepakatan.
Definisikan tingkat penerimaan minimum untuk setiap kesepatakan. Jika bagi Anda tidak cukup jelas apa tujuan Anda sendiri, Anda akan berakhir dengan hanya dapat bereaksi pada proposal yang diberikan oleh lawan bicara Anda.

7. Targetkan aspirasi Anda setinggi mungkin.
Jadikan aspirasi Anda seakan-akan menjadi satu-satunya faktor terpenting di dalam menentukan hasil akhir dari perundingan tersebut. Anda dapat menargetkannya tinggi-tinggi semudah untuk menargetkannya pada tingkat yang rendah.

8. Kembangkan pilihan-pilihan dan strategi.
Orang-orang yang sukses adalah mereka yang memiliki sejumlah alternatif yang dapat diterima. Serupa dengan hal tersebut, negosiator yang sukses adalah mereka yang memiliki strategi yang baik untuk dapat mengubah pilihan-pilihan mereka menjadi kenyataan.

9. Pikirlah layaknya seekor dolphin.
Dolphin adalah satu-satunya hewan yang dapat berenang di dalam laut yang penuh dengan hiu sebaik di dalam lautan yang tenang. Dolphin mampu untuk mengadaptasikan strategi-strateginya dan kebiasaannya pada lawan mereka. Ingatlah, bahkan ketika berunding dengan hiu, Anda masih memiliki pilihan – Anda dapat berjalan menjauhinya!

10. Jujur dan adil
Di dalam hidup ini, segala sesuatu yang berputar akan selalu berputar. Tujuan yang ingin dicapai di dalam menciptakan hasil win/win adalah supaya kedua pihak dapat merasa bahwa kebutuhan dan tujuan mereka masing-masing telah tercapai, sehingga mereka berkenan untuk datang lagi dan melakukan perundingan lainnya. Sebuah lingkungan kepercayaan akan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan hasil win/win.

11. Jangan pernah menerima penawaran pertama.
Sering kali, pihak lawan akan memberikan penawaran yang menurut mereka pasti Anda tolak hanya untuk melihat seberapa kuat pemahaman Anda terhadap hal pokok.

12. Rundingkan dengan kekuatan/kuasa jika memungkinkan.
Jika hal tersebut tidak mungkin, setidaknya ciptakan penampilan yang berkuasa. Jika pihak lawan berpikir bahwa Anda tidak memiliki alasan yang cukup untuk menolerir hal-hal di luar tuntutan Anda, pihak lawan tentunya akan enggan untuk melakukannya.

13. Temukan apa yang diinginkan oleh pihak lawan.
Jangan menyerah terlalu cepat, dan akuilah konsesi sebagai sebuah konsesi. Menyerah terlalu dini akan membuat lawan bicara Anda beranggapan bahwa Anda mungkin dapat menerima hal-hal lainnya di luar tuntutan Anda.

14. Koperatif dan bersahabat
Hindari sikap menjilat ataupun terlalu frontal, yang sering kali menggagalkan negosiasi.

15. Gunakan kekuatan kompetisi
Seseorang yang berpikir bahwa untuk berkompetisi dengan bisnis Anda adalah sesuatu yang penting akan berkenan untuk memberikan lebih dari apa yang mereka maksudkan pada mulanya.

Orang yang memiliki kemampuan negoisasi yang baik pada umumnya memiliki kehidupan yang lebih mudah dan berhasil dari pada sebaliknya.

Sumber : Berbagai buku tentang Negoisasi

1:32 PM | Posted in | Read More »

Customer Loyalty



Changing LINKS

Meningkatkan loyalitas pelanggan tidak dapat disangkal lagi sudah menjadi target utama yang harus dicapai oleh semua pelaku bisnis pada saat ini. Perusahaan seharusnya tidak hanya memiliki pelanggan biasa, pada saat ini customer satisfaction saja juga tidak cukup, kita perlu customer loyalty yang akan mampu dan mau memperkenalkan kepada orang lain.

Berbagai macam aktifitas yang pada umumnya dilakukan oleh perusahaan di dalam upaya meningkatkan “loyalitas pelanggan” seperti : 1. Mengumpulkan dan mengelola databased pelanggan dengan baik, 2. Membangun system aplikasi CRM pada semua unit lini perusahaannya, 3. Membuat aktifitas dan program loyalitas pelanggan, 4. Membangun jaringan pelayanan bantuan 24 jam berupa “call center” yang bebas pulsa, dll

Untuk memahami lebih jauj tentang pemahaman akan "Loyalitas Pelanggan", saya mencoba melihat bahwasanya loyalitas pelanggan sebenarnya tidak hanya dilihat dari transaksi nya saja atau pembelian berulang (repeat customer). Ada beberapa ciri sebuah pelanggan bisa dianggap loyal. Antara lain :

• Pelanggan yang melakukan pembelian ulang secara teratur
• Pelanggan yang membeli untuk produk yang lain ditempat yang sama
• Pelanggan yang mereferensikan kepada orang lain
• Pelanggan yang tidak dapat dipengaruhi oleh pesaing untuk pindah

Customer loyal merupakan invisible advocate bagi kita. Mereka akan berupaya membela produk kita dan secara sukarela akan selalu berusaha dan memberikan rekomendasi kepada orang lain. Secara otomatis word of mouth akan bekerja.
Contoh : Keluarga yang merasa puas dengan produk Toyota yang mereka miliki. Maka keluarga ini dengan semangatnya akan menganjurkan Toyota merupakan produk pilihan tepat kepada orang-orang yang dikenalnya.

Sedangkan dimensi loyalitas ada 4 yaitu :
Transaction, Relationship, Partnership dan Ownership. Bahwasanya ketika pelanggan loyal, maka tidak hanya mereka keinginan bertransaksi tetapi juga berelasi, menjalin kerjasama bahkan mungkin ingin “memiliki”. Misalkan dengan membeli produk turunan dari perusahaan tersebut, sebagai contoh bagaimana kita percaya akan layanan perushaan PT Astra International – Mempunyai dan memiliki setiap produk yang perusahaan ini : Motor, Mobil, Mesin Foto Copy bahkan produk Minyak Goreng, dan kita juga membeli “Saham atau Obligasi dari perusahaan tersebut”.

Loyalitas pelanggan merupakan kekuatan kita dalam menciptakan barrier to new entrans menghalangi pemain baru masuk). Dalam rangka menciptakan cusomer loyalty maka perusaaan harus berpikir untuk dapat menciptakan customer satisfaction terlebih dahulu.

Salah satunya yaitu melalui Relationship Marketing yang tidak hanya mengutamakan pada bagaimana menciptakan penjualan saja tetapi bagaimana mempertahankan pelanggan dengan dasar hubungan kerjasama dan kepercayaan yang tinggi supaya tercipta kepuasan pelanggan yang maksimal dan sustainibility marketing.

Timothy RV Foster menjabarkan 16 langkah sederhana untuk tahap awal dapat memuaskan konsumen, yaitu :

1. Kita mudah dihubungi.
2. Jangan tutup kantor kita jika seharusnya buka.
3. Angkat telpon sesegera mungkin.
4. Tangani antrean secepatnya
5. Jangan buat mereka menunggu, jelaskan jika ada keterlambatan.
6. Biarkan pelanggan melakukan sesuatu sesuai caranya.
7. Beri kesempatan mengenal produk kita
8. Jangan kehabisan stok
9. Barang dikirim sesuaikan dengan pesanan.
10. harus tetap waspada setelah transaksi di dapat.
11. Mempermudah cara pembayaran.
12. Jangan bebani pelanggan dengan tagihan yang tidak perlu.
13. Mengirim pesanan tepat waktu.
14. Tawarkan garansi bermanfaat.
15. Cepat bayar pengganti kerugian.
16. Berikan hadiah setelah terjadi transaksi.

So .. marilah kita mulai dan selalu berusaha untuk terus dapat meningkatkan dan mewujudkan terciptanya pelanggan yang loyal akan produk dan pelayanan kita.

Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua

8:08 AM | Posted in | Read More »

Mengelola Hubungan dengan Pelanggan

Customer Relationship Management (CRM) merujuk kepada metodologi dan alat-alat yang dapat membantu perusahaan dalam mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang terorganisir.

CRM proses yang membantu mengidentifikasi dan mengelola pelanggan yang terbaik pelanggan tidaklah semua sama), menghasilkan kualitas penjualan dan layanan yang sesuai dengan harapan dan keinginan pelanggan) , dan merencanakan dan melaksanakan kegiatan dan aktifitas pemasaran dengan jelas akan tujuan dan sasarannya.

CRM yang membantu proses individual bentuk hubungan dengan pelanggan (untuk meningkatkan kepuasan pelanggan) dan menyediakan tingkat layanan pelanggan yang paling menguntungkan dan mudah diterapkan oleh pelanggan.

CRM adalah serangkaian proses dengan karyawan yang memberikan informasi yang mereka perlu tahu untuk dapat disampaikan kepada pelanggan : keinginan dan kebutuhan, dan senatiasa lebih mudah untu membangun hubungan antara perusahaan dan pelanggan perlunya pengelolaan data dan informasi pelanggan dengan baik).

Manajemen hubungan pelanggan termasuk perangkat lunak dan alat-alat browser berbasis aplikasi yang mengatur dan mengumpulkan informasi tentang pelanggan.
Misalnya, sebagai bagian dari strategi mereka CRM, bisnis mungkin menggunakan database pelanggan informasi untuk membantu membangun sebuah survei kepuasan pelanggan, atau memutuskan produk baru yang mungkin diinginkan oleh pelanggan dalam tujuan pelanggan akan tertarik dengannya ataupun dengan melakukan perbaikan proses bisnis yang telah ada sesuai dengan situasi pasar, persaingan dan inovasi dari perusahaan.

CRM begitu penting dan sangat menentukan pada saat ini, kita semua sadar arti pentingnya pelanggan kepada maju mundurnya suatu bisnis. Mari kita lihat pasar : situasi persaingan, pelayanan dan beragam kemudahan yang mudah didapatkan oleh pelanggan saat ini adalah contoh kongkrit bagaimana CRM telah bekerja dan dijalankan.

So apakah kita masih dan belum serius untuk dapat menjalankannya ...,

Semoga bermanfaat.

7:56 AM | Posted in | Read More »

Pemimpin Perubahan

Changing LINKS



Bagaimana sebenarnya pola kepemimpinan yang tepat untuk menuntun organisasi dalam menghadapi berbagai aspek perubahan yang dialami ? Bagaimana pola kepemimpinan dapat menuntun organisasi lebih bersikap proaktif dan memiliki ketajaman yang relatif tinggi?. Lebih baik lagi jika bukan sekedar menanggapi dan memanfaatkan berbagai perubahan yang ada, tetapi mengantisipasinya dengan baik.

Seorang pemimpin dapat diibaratkan seorang nahkoda kapal yang sedang menempuh perjalanan di lautan luas, dengan berbagai tantangan dan cobaan. Dalam perjalanannya, sang nahkoda senantiasa dihadapkan pada pilihan keputusan-keputusan strategis, dalam kondisi normal, kondisi kritis karena diserang badai, atau dalam kondisi stagnan, tatkala seluruh bentuk kehidupan kelihatannya menghilang dan tidak memberikan arti apa-apa. Dalam perjalanannya, sang nahkoda berada dalam wadah yang tidak pasti tetapi secara ironis justru membutuhkan ketepatan "kepastian" dalam setiap keputusan atau setiap langkah agar kapalnya selamat dan dapat mencapai tempat tujuan dengan cepat.

Sang nahkoda harus dapat membentuk rasa "kebersamaan" dan rasa memiliki terhadap kapal, maupun keterlibatan dalam pencapaian tujuan. Kebersamaan ini hanya dapat dimunculkan jika kita memiliki sikap dan melihat eksistensi kita sebagai pemimpin justru sebagai bagian dari kumpulan eksistensi setiap anggota perusahaan, dan bukan sebaliknya. Kita dapat memicu perkembangan rasa percaya melalui kemantapan kapabilitas atau kompetensi yang dimiliki, serta dilengkapi dengan kerendahan hati untuk menyatakan bahwa proses yang sedang dilaksanakan merupakan "milik bersama". Konsekuensinya, para pemimpin harus dapat menempatkan diri sebagai "inisiator perubahan", "pelayan perubahan", dan secara aktif menunjukkan partisipasi langsung dalam proses pelaksanaan perubahan.

Dalam menjalani perubahan yang penuh tantangan, rasa antusias perlu dihadirkan dari awal perencanaan proses perubahan dan memainkan peran yang sangat penting. Pemimpin perubahan yang telah dibekali rasa antusias berkesinambungan masih akan menghadapi berbagai tantangan perubahan lainnya, akan tetapi, secara moral dan psikis ia telah didukung oleh kemauan dan semangat dari dirinya sendiri. Hanya dengan memiliki antusias yang ditunjukkan secara nyata, seorang pemimpin dapat meminta dukungan rasa antusias yang sama dari para anggotanya.

Unsur "kesinambungan" harus diperhatikan dalam menghidupkan rasa antusias, jangan sampai seorang pemimpin kehilangan semangat di tengah-tengah berlangsungnya proses perubahan.


Kewaspadaan dan Keberanian Mendobrak

Dalam mengelola perubahan, seorang pemimpin juga perlu memiliki "kerendahan hati", dalam artian tidak terlena oleh kesuksesan yang telah diraih dan senantiasa waspada terhadap berbagai perubahan situasi dan perkembangan-perkembangan yang akan mempengaruhi daya tahan dan masa depan perusahaan. Kebanggaan yang berlebihan justru seringkali menjadi elemen pemicu munculnya potensi kelemahan perusahaan justru ketika perusahaan berada di puncak.

Dalam kondisi yang dianggap "mapan" juga terdapat potensi destruksi yang harus dicermati. Keberanian untuk mendobrak kemapanan benar-benar kita butuhkan dan perlu kita implementasikan. Ingatlah bahwa kita eksis tidak untuk mengingat masa lalu dan hanya untuk mempertahankan apa yang sudah dicapai, tetapi untuk memberikan jalan kehidupan yang baru bagi perusahaan di masa mendatang.

Konsekuensi menjadi pemimpin adalah juga untuk sewaktu-waktu diperlukan mampu dan mau berperan sebagai panglima perang dengan membawa "pedang" yang secara tepat dan mungkin secara radikal harus kita manfaatkan untuk memotong keterikatan dengan tradisi dan kebiasaan yang ada untuk memperoleh kemenangan selanjutnya. Attitude seperti ini juga dibutuhkan dalam menghadapi perubahan yang tidak "nampak" dan terjadi secara perlahan-lahan, sehingga kondisi kemapanan kelihatannya tidak terusik.

Agar dapat dilaksanakan dengan efisien, perubahan memerlukan himpunan energi yang relatif besar. Kekuatan positif ini hanya dapat ditimbulkan jika pemimpin perubahan dapat menghimpun kekuatan dari seluruh jajaran anggotanya. Dengan kata lain, perubahan membutuhkan dukungan penuh dari para "penduduk" perusahaan. Sehingga, peran pemimpin dalam memanajemeni perubahan juga mencakup peran sebagai "bos", di mana karisma, kekuatan pribadi dan kepercayaan diri harus hadir.

Keyakinan diri perlu ditumbuhkan, agar di dalam diri para pengikut kita tidak terdapat keraguan dalam melangkah, karena merasa memiliki seorang pemimpin yang handal dan memiliki kredibilitas yang tidak diragukan. Tentu saja pengembangan diri agar dapat ’menggerakkan’ pengikut berkaitan erat dengan berbagai faktor dan hanya dapat diperoleh jika kita sendiri sudah memiliki "keyakinan diri sendiri", bahwa apa yang kita laksanakan adalah benar dan memiliki peluang keberhasilan yang tinggi.

Dalam mengelola perubahan, tidak dapat dipungkiri bahwa kita sebagai manusia biasa akan lebih mudah merasa tidak mampu dan lebih mudah merasa tertekan dan ingin melepaskan diri apabila dihadapkan dalam kondisi krisis. Kita dapat mempersiapkan bekal untuk memantapkan diri dalam berbagai kondisi dengan terlebih dahulu memiliki kemampuan dan integritas diri yang jelas.

8:18 PM | Posted in | Read More »